Kabar BUMN - Medan, Sumatra Utara, merupakan salah satu kota multikultur.
Selain penduduk asli Melayu dan Batak, Medan sudah menjadi tempat tinggal keturunan Tionghoa dan India.
Keturunan India bahkan menempati satu perkampungan khusus di tengah kota Medan.
Perkampungan ini sekarang menjadi tujuan wisata budaya dan kuliner yang banyak dikunjungi.
Baca Juga: Kebun Teh Panama: Liburan Asyik, Tiket Rp10 Ribu, Wahana Lengkap!
Buruh perkebunan
Perkampungan India di Medan berada di antara Kecamatan Polonia sampai Kecamatan Petisah.
Terbentang seluas 10 hektare mulai dari jalan KH Zainul Arifin, Gajah Mada, sampai S. Parman.
Awalnya yang tinggal warga India Tamil yang bekerja sebagai buruh perkebunan tembakau.
Mereka secara khusus ditempatkan di satu kawasan oleh pemerintah kolonial Belanda.
Kemudian, etnik India lain, seperti India Cheytttar dan Punjab, ikut datang.
Sampai sekarang masih ada 100 kepala keluarga keturunan India yang tinggal di daerah tersebut.
Baca Juga: Bukan Piknik Biasa, TMII Hadirkan Nuansa Nusantara di Atas Tikar
Little India
Keberadaan Kampung Madras bisa terlihat dari jauh.
Di depan pintu masuk berdiri gapura yang didominasi warna kuning dengan ornamen burung merak dan aneka ukiran.