3. Cross training
Kemampuan berlari tidak hanya ditentukan sering tidaknya berlari tapi juga masalah stamina dan kekuatan otot.
Untuk mendapatkan itu bisa menambah porsi latihan dengan cross training, seperti berenang atau bersepeda.
Jangan lupa juga latihan beban terutama tubuh bagian bawah untuk melatih otot-otot paha dan betis.
Baca Juga: Pantai Klotok Wonogiri, Surga Tersembunyi di Selatan Jawa Tengah
4. Selingi dengan jalan kaki
Meskipun ingin bisa lari dengan cepat dan konstan tapi jangan memforsir diri karena bisa cedera.
Karena baru pertama kali ikut berlomba, tubuh perlu dibiasakan.
Selingi latihan dengan jalan kaki. Ini bisa dilakukan pada hari yang sama atau hari yang berbeda.
Misalnya dari target latihan 2 jam, gunakan 30-45 menit untuk jalan kaki di awal atau setelah berlari.***