ragam

Es Tradisional dari Jawa Tengah, Penyegar Dahaga Sebelum Indonesia Mengenal Es Krim

Rabu, 8 Oktober 2025 | 08:30 WIB
Es dawet ayu khas Banjarnegara. (MyFood via nu.or.id)

Baca Juga: Segarnya Berenang di Umbul Udal-Udalan, Satu-satunya Kolam di Karanganyar yang Airnya Bersumber dari Mata Air Alami

3. Es legen
Nama legen diambil dari bahasa Jawa yang artinya legi atau manis.

Es ini dari pesisir utara Jawa Timur dan sebagian Jawa Tengah, seperti Semarang, Pati, Rembang, dan Lamongan.

Es legen terbuat dari sadapan getah bunga pohon lontar. Airnya lalu disimpan pada tabung bambu.

Air berwarna putih keruh, rasanya manis. Es legen disajikan dengan es batu dan potongan daging buah lontar.

Baca Juga: Tetap Tenang di Tengah Badai: Cara Mengelola Emosi agar Tak Meledak dan Menyakiti Siapa pun

Es Gempol Pleret (Jennaira)

4. Es gempol pleret
Es gempol pleret yang berasal dari Semarang berupa tepung beras yang dibentuk bola-bola.

Setelah itu diberi kuah santan, gula, dan es batu.

Es gempol prelet mudah ditemukan di pasar tradisional di Semarang.

Baca Juga: Bak Tirai Alami, Lima Aliran Air Terjun Bersatu di Curug Lima, Banyumas

5. Es Badeg
Es badeg terbuat dari air sari perasan bunga kelapa yang disimpan dalam wadah bambu dan difermentasi 1-2 hari.

Rasanya manis, sedikit mirip air kelapa muda. Warnanya putih keruh.

Karena disimpan di tabung bambu, minuman ini tetap dingin dan segar.

Minuman ini populer di daerah Banyumas, Purwokerto, dan Cilacap.***

Halaman:

Tags

Terkini