Warna pakaian juga penting — pilih warna cerah yang memantulkan panas ketimbang warna gelap yang justru menyerapnya.
Pakaian yang tepat membantu menjaga sirkulasi udara dan suhu tubuh tetap stabil selama berolahraga.
Jangan lupa gunakan topi olahraga, kacamata hitam, dan tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan langsung sinar matahari.
Baca Juga: Unagi, Hanya Mirip, Kuliner khas Jepang Ini Sejatinya Bukan Belut
3. Hindari Dehidrasi: Jaga Asupan Cairan Sebelum dan Sesudah Berolahraga
Dehidrasi merupakan musuh utama saat berolahraga di bawah cuaca panas.
Tubuh kehilangan cairan lebih cepat melalui keringat, sehingga perlu diimbangi dengan minum air yang cukup.
Minumlah 250–500 ml air putih sekitar 30 menit sebelum olahraga, lalu setiap 15–20 menit selama aktivitas fisik.
Setelah selesai, pastikan tubuh kembali terhidrasi dengan air putih atau minuman elektrolit untuk menggantikan cairan yang hilang.
Tanda-tanda dehidrasi seperti pusing, lemas, dan mulut kering tidak boleh diabaikan.
Jika muncul gejala ini, segera hentikan aktivitas dan istirahat di tempat teduh.
Baca Juga: Update Terbaru! Ini Harga Tiket Solo Safari Oktober 2025, Wisata Edukatif Favorit Keluarga di Solo
4. Sesuaikan Intensitas Latihan dengan Kondisi Tubuh
Olahraga di cuaca panas membuat tubuh bekerja lebih keras dalam menjaga suhu tetap stabil.
Karena itu, penting untuk menyesuaikan intensitas latihan dengan kondisi tubuh.