ragam

Persiapan Penting Yang Perlu Dipahami dan Jalankan Kalau Akan Ikut Maraton Tahun Depan

Selasa, 16 Desember 2025 | 07:00 WIB
llustrasi. Untuk meningkatkan kecepatan lari dan stamina tubuh, selama 20 minggu sebelum event, lakukan latihan lari. Idealnya seminggu 4 kali. (Pexels/Tembela Bohle)

Empat minggu pertama
Buat jadwal lari dalam seminggu. Empat minggu pertama yang paling terasa berat.

Namun bila mulus, minggu berikutnya akan aman

Di empat minggu pertama ini fokusnya membiasakan tubuh berlari dalam jangka panjang.

Baca Juga: Fakta Menarik di Balik Lagu-Lagu Natal yang Populer

Tidak perlu lari terlalu cepat. Bisa diselingi dengan sedikit jalan kaki juga.

Misalnya 30-40 menit lari tanpa jeda lalu selingi jalan 10 menit.

Minggu berikutnya tambah dengan lari tanpa jeda 50 menit dengan jalan kaki 10 menit.

Setiap minggu tambahkan terus intensitasnya.

Baca Juga: Rangkaian Perayaan Natal di Vatican City, Meriah dan Khidmat Dihadiri Belasan Ribu Orang dari Seluruh Dunia

Latihan kekuatan otot
Kemampuan seseorang berlari tidak hanya ditentukan kecepatan larinya.

Perlu juga melatih kekuatan otot. Karenanya, selipkan selalu latihan kekuatan otot di antara jadwal berlari.

Bisa dengan yoga, pilates, atau gerakan-gerakan khusus yang menguatkan otot.

Seperti plank, squat, side plank, burpee, dan leg press.

Baca Juga: Glamping Glimpang, Tempat Rehat di Kawasan Menoreh

Jangan berlebihan
Meskipun bersemangat, jangan forsir tiap hari latihan. Perlu ada hari istirahat untuk memulihkan otot dan sendi.

Halaman:

Tags

Terkini