ragam

Hidangan Penutup Atau Dessert Populer di Jepang yang Sebenarnya Bukan Asli dari Jepang

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:00 WIB
Purin diperkenalkan pada Era Meiji (sekitar abad 18) saat Inggris datang ke Jepang. Dessert ini terinsiprasi custard pudding Inggris. (contemplatingsweets.com)

Kabar BUMN - Tak hanya ramen dan sushi, hidangan penutup atau dessert Jepang juga banyak yang populer di dunia.

Uniknya, tidak semua dessert Jepang yang populer ini asli dari negara matahari terbit tersebut.

Ada yang mendapat pengaruh dari kuliner barat atau istilahnya yoshoku.

Yoshoku muncul abad 18 ketika pengaruh asing masuk Jepang dan berkembang usai Perang Dunia II.

Baca Juga: Pilihan Ucapan Selamat Tahun Baru 2026 untuk Teman, Bisa Langsung Dikirim

1. Honey toast
Dikenal juga dengan nama shibuya toast.

Ini karena pertama kali diperkenalkan salah satu tempat karaoke di daerah Shibuya tahun 1980an.

Honey toast kombinasi antara roti bakar dan es krim.

Baca Juga: Tempat Brunch dengan Menu Roti di Bandung, Bisa Jadi Pilihan Sarapan Siang di Masa Libur Panjang

Bahan utamanya shokupan (roti tawar Jepang) yang sengaja dipotong tebal.

Bagian tengahnya dibuat lubang, diolesi butter dan madu, lalu dibakar sampai berwarna kecokelatan.

Setelah matang, bagian yang berlubang diberi isian satu scoop cokelat dan taburan aneka topping.

Seperti cokelat, kacang, sirup, whipped cream dan potongan buah.

Baca Juga: Liburan Akhir Tahun Tetap Seru di Tengah Cuaca Tak Pasti, Ini Triknya

Halaman:

Tags

Terkini