ragam

Wisata ke Rumah Gadang Balai Nan Duo, Sisa Kejayaan Sutan Chedoh yang Berumur Ratusan Tahun

Jumat, 9 Januari 2026 | 15:30 WIB
Rumah gadang Balai Nan Duo salah satu rumah gadang tertua di Sumatra Barat. Rumah gadang ini dibangun tahun 1840 pada masa Sutan Chedoh atau Tuanku Nan Cheduk. (Google/Faisa Azzahra)

Kabar BUMN - Rumah tradisional Sumatra Barat, rumah gadang, punya ciri khas atap yang meruncing.

Meskipun saat ini rumah gadang sudah langka, beberapa masih bisa ditemukan di sejumlah tempat.

Salah satu rumah gadang yang umurnya ratusan tahun, Rumah Gadang Balai Nan Duo di Payakumbuh.

Rumah gadang yang dibangun di masa kekuasaan Sutan Chedoh ini salah satu cagar budaya di Payakumbuh.

Baca Juga: Malam-malam Kelaparan di Surabaya, Ini Rekomendasi Kuliner yang Buka Hingga Tengah Malam dan 24 Jam

Terbesar di Payakumbuh
Rumah gadang Balai Nan Duo salah satu rumah gadang tertua di Sumatra Barat.

Rumah dagang ini dibangun tahun 1840 pada masa Sutan Chedoh atau Tuanku Nan Cheduk.

Sutan Chedoh merupakan regent yang berkuasa pada masa itu.

Pembangunannya bersamaan dengan pembangunan Masjid di Godang Balai Nan Duo.

Baca Juga: Liburan Singkat ke Kuningan: 5 Destinasi Wajib yang Paling Hits

Rumah gadang ini lokasinya di Balai Nan Duo, Kecamatan Payakumbuh Barat.

Jaraknya 2 kiometer dari pusat kota. Daerah sekeliling rumah gadang berupa perumahan penduduk.

Rumah gadang ini bertipe Gajah Maharam yang menjadi simbol kekuasaan Sutan Chedoh.

Pada masa itu rumah ini jadi pusat pemerintahan.

Baca Juga: Camilan Khas Sumatra Barat yang Sudah Mulai Langka, Mudah Ditemukan di Kota Asalnya Saja

Halaman:

Tags

Terkini