Di dalam gua terdapat ruang-ruangan besar yang menjadi tempat tinggal penduduk.
Baca Juga: Wahoo Waterworld Bandung: Harga Tiket, Wahana, dan Promo Terbaru 2026
Ruangan tersebut terhubung dengan terowongan-terowongan.
Ada sekitar 300 ruangan dan 28 galeri, juga 3 kapel, town square dan bakeri dengan oven bercerobong asap.
Kota Naours ditemukan pada abad ke 18.
Semasa Perang Dunia I kota Naours dijadikan tempat persembunyian tentara Prancis dari tentara Nazi.
Baca Juga: Wisata Kereta Loco Tour Cepu, Jalur Rel 1915 yang Jadi Destinasi
Coober Pedy
Ini satu-satunya kota di bawah tanah yang masih berpenghuni. Coober Pedy berada di Australia Utara.
Kondisi geografis kawasan tersebut sangat gersang dengan suhu rata-rata sekitar 37 derajat celcius.
Kondisi tersebut membuat penduduk di Coober Pedy memilih tinggal di bawah tanah.
Baca Juga: Ragam Ramuan Alami untuk Meredakan Batuk, Mudah Dibuat di Rumah!
Coober Pedy menjadi kota sejak tahun 1916 bersamaan dengan dibukanya pertambangan opal.
Saat ini jumlah penduduk Coober Pedy sekitar 2.500 jiwa.
Keunikan kota ini menarik perhatian turis, sehingga beberapa penduduk berinisaitif membuka penginapan.