Kabar BUMN - Sakit perut akibat maag sering datang tiba-tiba dan bisa sangat mengganggu aktivitas harianmu.
Rasa perih, nyeri, hingga mual di ulu hati kerap muncul saat pola makan tidak teratur atau saat stres meningkat.
Meski umum terjadi, maag tetap perlu ditangani dengan cara yang tepat agar tidak semakin parah.
Baca Juga: Pertamina Zona 4 Catat Produksi Minyak 27.643 BOPD Sepanjang 2025
Kenali Penyebab Maag Sejak Awal
Maag umumnya berkaitan dengan peningkatan asam lambung yang mengiritasi dinding lambung. Kondisi ini bisa dipicu oleh kebiasaan telat makan, konsumsi makanan pedas dan asam, minum kopi berlebihan, hingga stres emosional.
Dengan mengenali pemicunya, kamu bisa lebih mudah mencegah sakit perut kambuh di kemudian hari.
Baca Juga: Ide Destinasi Weekend! Tiket Masuk Ancol Rp35.000 Bonus Voucher Makan Rp20.000
Atur Pola Makan Secara Teratur
Salah satu langkah paling penting untuk mengatasi maag adalah menjaga jadwal makan. Usahakan makan dalam porsi kecil tetapi lebih sering agar lambung tidak kosong terlalu lama.
Hindari melewatkan sarapan karena perut kosong di pagi hari dapat memicu peningkatan asam lambung.
Baca Juga: Serapan Hampir Maksimal, Stimulus Penyeberangan ASDP Buktikan Efektivitas Selama Nataru
Pilih Makanan yang Ramah Lambung
Saat maag kambuh, sebaiknya kamu memilih makanan yang mudah dicerna seperti nasi, roti tawar, pisang, atau oatmeal.
Kurangi konsumsi makanan pedas, berlemak, gorengan, serta makanan asam karena bisa memperparah iritasi lambung. Minuman bersoda dan berkafein juga sebaiknya dibatasi.
Baca Juga: Perkuat Pengamanan Aset dari Aktivitas PETI, PTBA Pasang Plang dan Pagar Aset
Kelola Stres dengan Baik
Stres berlebihan dapat memicu produksi asam lambung yang lebih tinggi. Cobalah mengelola stres dengan cara sederhana seperti menarik napas dalam-dalam, berjalan santai, atau melakukan hobi yang kamu sukai.