ragam

Rekomendasi Yokocho di Osaka, Tempat Pelepas Penat Warga Lokal dan Tujuan Wisata Baru Turis di Jepang

Kamis, 15 Januari 2026 | 18:30 WIB
Tidak melulu ke Tokyo, meskipun itu ibu kota Jepang, bisa saja kunjungan pertama seseorang justru ke Osaka. (Kolase foto: jal.co.jp, livejapan.com, travelsewhere.net)

Kabar BUMN - Yokocho merupakan bagian dari budaya kuliner malam di Jepang.

Dalam bahasa Jepang, yokocho artinya jalan kecil yang merupakan percabangan dari jalan besar.

Dalam konteks kuliner, yokocho adalah gang kecil atau gang senggol yang dipenuhi tempat makan.

Posisinya dekat stasiun kereta api, di balik gedung-gedung perkantoran yang menjulang tinggi.

Baca Juga: 4 Hutan Kota di Kuala Lumpur yang Menyuguhkan Pemandangan Hijau di Antara Ketegasan Gedung Batu

Kebanyakan konsepnya izakaya dan kedai sederhana. Harganya murah dan buka hingga larut malam.

Setiap kota besar di Jepang punya yokocho tak terkecuali Osaka.

Sebagai surga kuliner lezat, yokocho di Osaka sekarang juga menjadi tujuan wisata turis.

Baca Juga: Berlaku Januari 2026, Ini Jam Operasional dan Tarif Tiket Masuk Obelix Sea View Jogja

Hozenji Yokocho, Osaka, Jepang. (osaka-info.jp)

Hozenji Yokocho
Gang kecil ini di distrik Dotonbori. Posisinya dekat Dotonbori Arcade, dua blok sebelah timur Midosuji.

Dinamakan Hozenji Yokocho karena adanya Kuil Hozen-ji dengan patung pembawa keberuntungan.

Suasana di yokocho ini masih seperti zaman Edo. Selain restoran, juga terdapat puluhan toko.

Menu kuliner yang ditawarkan rata-rata ramen, yakitori, okonomiyaki, serta bir dan sake.

Halaman:

Tags

Terkini