Kabar BUMN - Kawasan Kota Lama Semarang sering disebut “Little Netherlands” karena memiliki bangunan-bangunan arsitektur khas Eropa abad ke-18 dan ke-19.
Bangunan-bangunan tersebut merupakan peninggalan masa kolonial yang hingga kini masih terawat dengan baik.
Kini, kawasan ini telah berubah menjadi destinasi wisata bersejarah yang menampilkan cerita masa lalu dari deretan bangunan ikoniknya.
Baca Juga: Tempat Makan yang Wajib Dikunjungi di Ambarawa, Hadirkan Pengalaman Kuliner yang Berbeda
1. Gereja Blenduk — Simbol Arsitektur Kolonial yang Megah
Bangunan yang kini dikenal sebagai Blenduk Church atau Gereja Immanuel ini merupakan salah satu bangunan tertua di Kota Lama Semarang, dibangun sejak 1753.
Dengan kubah besar yang khas dan gaya klasik kolonial, gereja ini menjadi landmark yang paling sering dikunjungi wisatawan.
Baca Juga: 10 Tempat Wisata Ikonik di Pattaya, Thailand yang Wajib Masuk Daftar Liburanmu
2. Lawang Sewu — “Seribu Pintu” Peninggalan Kereta Api Hindia Belanda
Nama Lawang Sewu berarti “seribu pintu”, merujuk pada banyaknya pintu dan jendela di gedung ini.
Awalnya dibangun sebagai kantor pusat Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij, bangunan ini kini menjadi museum dan ikon sejarah paling terkenal di Semarang.
Baca Juga: Kuliner Khas Pulau Lembata, Didominasi Hasil Laut dan Olahan Jagung
3. Gedung Marba — Warisan Saudagar Abad ke-19
Terletak strategis di jantung Kota Lama, Gedung Marba dibangun oleh saudagar kaya dari Yaman pada abad ke-19.