Kuliner Khas Pulau Lembata, Didominasi Hasil Laut dan Olahan Jagung

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 30 Januari 2026 | 08:30 WIB
Balelang terbuat dari ikan pari yang dicelupkan di air laut, dijemur selama beberapa hari, lalu diolah. (jadesta.kemenparekraf.go.id)
Balelang terbuat dari ikan pari yang dicelupkan di air laut, dijemur selama beberapa hari, lalu diolah. (jadesta.kemenparekraf.go.id)

Kabar BUMN - Pulau Lembata menyimpan kekayaan kuliner yang seakan melengkapi keindahan alamnya.

Kebanyakan kuliner dari salah satu pulau kecil yang mengelilingi Pulau Flores ini banyak dari ikan.

Ikan diolah masyarakat Pulau Lembata dengan beragam cara.

Selain itu, kuliner Pulau Lembata juga menggunakan bahan-bahan lokal, seperti jagung dan gula merah.

Baca Juga: Promo Akhir Januari 2026! Warga Jakarta Timur Bisa Masuk TMII Buy 1 Get 1 pada 30 Januari

Ikan kuru bakar
Ikan kuru mudah ditemukan di Pulau Lembata. Ini jenis ikan laut yang dagingnya putih, tebal dan lembut.

Karena rasanya sudah gurih untuk mengolahnya tidak perlu banyak bumbu. Cukup dengan garam saja.

Masyarakat Pulau Lembata lebih sering mengolah ikan kuru dengan dibakar juga disup atau pepes.

Ikan kuru bakar mudah ditemukan di pinggir pantai. Harganya sekitar Rp25.000 saja.

Baca Juga: Turun di Stasiun Bandung? Ini 5 Tempat Wisata Seru yang Bisa Kamu Kunjungi Tanpa Ribet

Rumpu rampe terbuat dari campuran aneka sayur. Bahan utamanya daun dan bunga pepaya. (fibercreme.com)

Rumpu rampe
Menu sehat ini terbuat dari campuran aneka sayur. Bahan utamanya daun dan bunga pepaya.

Setelah itu dicampur jantung pisang, daun kelor, daun singkong.

Untuk bumbunya menggunakan bawang merah, bawang putih, cabai dan terasi.

Cita rasanya kombinasi antara pahit yang didapat dari pepaya, juga segar dan pedas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini