ragam

Museum Tumurun yang Memikat Hati dengan Koleksi Seni Kontemporernya yang Unik

Kamis, 5 Februari 2026 | 15:30 WIB
Sebagian karya seni kontemporer koleksi Museum Tumurun, Solo. (Google/Restu Mustaqim)

Salah satu lukisan menarik karya Eddy Susanto berjudul Melancolia yang dibentuk dari aksara Jawa.

Lukisan ini berkisah tentang kekuasaan Eropa yang ternyata mirip dengan sejarah Babad Tanah Jawi.

Baca Juga: Pentingnya Memahami Pace dalam Berlari dan Cara Meningkatkannya

Tumpukan bola mata
Di antara karya seni di Museum Tumurun, ada satu karya kontemporer yang paling sering menjadi latar belakang foto.

Yaitu Floating Eyes karya Wedhar Riyadi, karya seni patung berbentuk tumpukan bola mata.

Patung ini menggambarkan kebiasaan pengguna media sosial dan generasi muda zaman sekarang.

Baca Juga: Panduan Belanja Bulanan yang Hemat dan Tidak Menguras Gaji

Ada pula karya seni Ichwan Noor. Bentuknya seperti bola, tapi ternyata mobil VW kumbang hitam.

Tidak kalah menarik dari karya seni, Museum Tumurun juga memajang beberapa koleksi mobil unik.

Yaitu Mercedes Benz tahun 1972, Dodge Deluxe Club Couple 1948, dan Dogde Eight Seri DK 1932.

Baca Juga: Liburan Air Tanpa Panas, Waterboom Jogja Tawarkan Wahana Seru di Tengah Suasana Teduh

Secara berkala Museum Turun juga pengadakan pameran khusus setahun dua kali.

Dalam pameran ini ditampilkan karya-karya seni dari seniman internasional.

Museum Tumurun beralamat di jalan Kebangkitan Nasional 2/4 Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Solo.***

Halaman:

Tags

Terkini