ragam

Situs Purbakala Tapurarang di Fakfak, Papua Barat, Bukti Peradaban Prasejarah di Indonesia

Senin, 9 Februari 2026 | 15:30 WIB
Lukisan di Situs Purbakala Tapurarang di Pulau Ugar, Fakfak, Papua, ini berada di tebing dan gua-gua yang lokasinya di dekat teluk. (X/@kabupatenfakfak)

Masyarakat setempat menyebutnya sebagai cap tangan darah.

Masyarakat juga percaya tempat dengan lukisan tersebut merupakan tempat sakral.

Baca Juga: Puasa Anti Lemas, Simak Rekomendasi Menu Sahur yang Membuat Perut Kenyang Lebih Lama

Lukisan cap tangan manusia ini sangat mirip dengan lukisan di beberapa tempat lain.

Yakni, di Sangkulirang, Kalimantan Timur, dan Gua Leangleang di Sulawesi Selatan.

Selain gambar cap tangan, di dinding gua juga tergambar tulang ikan, kecoak, kalajengking, dan ikan.

Baca Juga: Ini Trik Agar Tidak Terseret Politik Kantor yang Merugikan Karier

Di perkirakan lukisan ini berusia antara 3.000 sampai 5.000 tahun.

Para arkeolog menduga, zaman dulu permukaan laut sama datarnya dengan tebing batu karang.

Sehingga mudah bagi manusia prasejarah untuk melukis di tebing dan gua.

Baca Juga: Rekomendasi Produk Cokelat Halal yang Bisa Dibeli di Singapura, Variannya Lebih Beragam dari di Indonesia

Lukisan ini berada di tebing dan gua-gua di ketinggian 7-8 meter di atas permukaan air laut. (Instagram/@ hpifakfak)

Sisa tengkorak
Di situs purbakala ini terdapat tersisa tengkorak dan kerangka tulang manusia.

Ini tidak lepas dari kebiasaan masyarakat di Kokas di zaman dulu.

Mereka punya kebiasaan meletakkan jasad di tebing batu, gua, atau di bawah pohon besar yang dianggap sakral.

Baca Juga: Eksplorasi Kampung-kampung Pecinan yang Ada di Indonesia, Destinasi Menarik untuk Liburan Imlek

Halaman:

Tags

Terkini