Tidur cukup
Selama bulan puasa jam tidur mengalami perubahan. Tak jarang tubuh lebih lemas dari biasanya.
Bila berniat jogging hari itu, penuhi waktu tidur 7-8 jam sehari.
Kuotanya bisa dipenuhi dengan tidur setelah tarawih. Dilanjutkan dengan tidur singkat setelah sahur.
Bagi yang kurang tidur tapi memaksakan jogging bisa berbahaya bagi kesehatan.
Baca Juga: Atasi Mabuk Laut Saat Naik Kapal, Simak Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman
Nutrisi terpenuhi
Meskipun tujuan jogging untuk membakar lemak tapi jangan batasi makan selama berbuka.
Porsi makanan harus tetap sama, yang dipilih adalah jenis makanannya.
Perbanyak protein, buah-buahan dan sayuran. Ini memberikan tenaga ekstra, tapi tidak berkalori tinggi.
Jangan lupa penuhi kebutuhan air minuman 8 gelas sehari. Kalau bisa lebih bila berniat jogging.
Baca Juga: Promo Maret 2026! Diskon 30% Tiket Jakarta Aquarium & Safari, Ini Rincian Harga dan Jadwal Show
Jangan dipaksakan
Biar bagaimana pun jogging saat puasa bisa membuat orang lemas karena tidak bisa minum selama berlari.
Jangan paksakan terus berlari kalau sudah merasa pusing dan lemas.
Perlambat kecepatan lari, selingi dengan jalan kaki bila sudah merasa terlalu haus.
Batasi waktu jogging tidak lebih dari satu jam. Yang penting sudah melatih tubuh agar terbiasa lari.***