ragam

Masjid Tuo Kayu Jao, Masjid Tertua di Sumatra yang Dibangun Sekitar Abad ke-17

Kamis, 5 Maret 2026 | 13:00 WIB
Dibandingkan masjid tua lain, Masjid Tuo Kayu Jao memiliki bentuk bangunan yang unik. Arsitekturnya mengusung corak Minangkabau yang kental. (responradio.com)

Kabar BUMN - Agama Islam di tanah Minang muncul dan berkembang sejak abad ke-7.

Diperkirakan sekitar 674 Masehi sudah tinggal masyarakat Arab Muslim di pesisir Timur Sumatra.

Mereka masuk ke wilayah Minangkabau melalui sungai-sungai di Batang Hari, Siak, Kampar, dan Indragiri.

Salah satu warisan sejarah perkembangan Islam di Sumatra Barat adalah Masjid Tuo Kayu Jao.

Baca Juga: Sembelit Setelah Beberapa Hari Berpuasa? Ini Yang Harus Dilakukan untuk Mencegahnya

Sejak abad ke 17 
Masjid Tuo Kayu Jao berada di Jorong Kayu Jao, Nagari Batang Barus, Gunung Talang, Kabupaten Solok.

Tidak ada data yang menyebutkan tahun tepat berdirinya masjid, tapi diperkirakan sekitar abad ke 17.

Saat ini Masjid Tuo Kayu Jao merupakan salah satu cagar budaya yang dilindungi oleh pemerintah.

Masjid dibangun dari hasil rembukan tetua dan pemimpin masyarakat Minangkabau.

Baca Juga: Jangan Panik! Ini Panduan Lengkap Transit Mandiri di Bandara agar Perjalananmu Tetap Lancar

Dua orang yang berperan penting, yaitu Angku Masyhur, dan Angku Labari.

Makam kedua tokoh penting tersebut bisa ditemukan di dekat lingkungan masjid Tuo Kayu Jao.

Zaman dulu masjid tidak hanya jadi tempat ibadah tapi juga untuk syiar Islam, musyawarah desa.

Hingga tempat menentukan strategi melawan penjajah, bahkan lokasi penyimpanan senjata rahasia.

Baca Juga: Buka Puasa di Kawasan Situs Bersejarah, Buko Ing Boko Jadi Pilihan Unik di Jogja

Halaman:

Tags

Terkini