ragam

Desa Troso, Jepara, Sentra Tenun Warisan Budaya yang Tak Lekang oleh Waktu

Jumat, 13 Maret 2026 | 15:30 WIB
Kerajinan tenun di Desa Troso, Jepara, dilakukan sejak tahun 1935 dan sejak itu menjadi mata pencarian penduduk. (humas.jatengprov.go.id)

Kabar BUMN - Desa Troso masuk salah satu desa unggulan di Jawa Tengah yang mampu mempertahankan warisan budaya lama.

Sebagian penduduk Desa Troso memproduksi tenun tradisional Jepara.

Kerajinan tenun ini dilakukan sejak tahun 1935 dan sejak itu menjadi mata pencarian penduduk.

Tradisi dan profesi ini masih terus dipertahankan dari satu generasi ke generasi berikutnya sampai sekarang.

Baca Juga: 6 Cara Ampuh Mengatasi Mabuk Laut Saat Harus Mudik Naik Kapal

Industri rumah tangga
Desa Troso berada di Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara. Jaraknya 6 kilometer dari pusat kota.

Masuk ke desa ini bisa terlihat di halaman rumah, penduduk sibuk mempersiapkan proses pembuatan tenunan.

Salah satu keunikan tenun troso adalah ditenun secara tradisional dengan ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin).

Baca Juga: WFA di Yogyakarta, Ini Rekomendasi Kafe yang Menyenangkan untuk WFC

Penenunan kain di Desa Troso, Jepara, tidak hanya dilakukan perempuan tapi juga pria. (astinsoekanto.com)

Penenunan tidak hanya dilakukan perempuan tapi juga pria.

Bila penenun identik dengan generasi tua, di sini generasi mudanya pun ikut terlibat dan bisa menenun juga.

Proses pembuatan selembar kain tenun cukup panjang dan rumit.

Baca Juga: 5 Biji Kopi Indonesia yang Diminati Pasar Internasional, Kunci Keunggulannya di Rasanya yang Khas

Halaman:

Tags

Terkini