Kabar BUMN - Desa Troso masuk salah satu desa unggulan di Jawa Tengah yang mampu mempertahankan warisan budaya lama.
Sebagian penduduk Desa Troso memproduksi tenun tradisional Jepara.
Kerajinan tenun ini dilakukan sejak tahun 1935 dan sejak itu menjadi mata pencarian penduduk.
Tradisi dan profesi ini masih terus dipertahankan dari satu generasi ke generasi berikutnya sampai sekarang.
Baca Juga: 6 Cara Ampuh Mengatasi Mabuk Laut Saat Harus Mudik Naik Kapal
Industri rumah tangga
Desa Troso berada di Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara. Jaraknya 6 kilometer dari pusat kota.
Masuk ke desa ini bisa terlihat di halaman rumah, penduduk sibuk mempersiapkan proses pembuatan tenunan.
Salah satu keunikan tenun troso adalah ditenun secara tradisional dengan ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin).
Baca Juga: WFA di Yogyakarta, Ini Rekomendasi Kafe yang Menyenangkan untuk WFC
Penenunan tidak hanya dilakukan perempuan tapi juga pria.
Bila penenun identik dengan generasi tua, di sini generasi mudanya pun ikut terlibat dan bisa menenun juga.
Proses pembuatan selembar kain tenun cukup panjang dan rumit.
Baca Juga: 5 Biji Kopi Indonesia yang Diminati Pasar Internasional, Kunci Keunggulannya di Rasanya yang Khas
Artikel Terkait
Jepara Punya Wisata Lain Selain Pantai, Ini Daftar Rekomendasinya!
Mudik ke Jepara Jangan Lupa Bawa Oleh-Oleh Khasnya
Kuliner Jepara Kesukaan RA Kartini, Dulu Hanya untuk Bangsawan, Kini Siapa pun Bisa Menikmatinya
Menelusuri Jejak Kartini di Jepara, Berikut Rekomendasi 5 Destinasi Wisata Edukatif yang Menarik Dikunjungi
Brantas Abipraya Mengembangkan Sungai Wulan, Atasi Banjir dan Dukung Pertanian di Kudus, Demak, dan Jepara
Pantai Ujung Piring, Surga Tersembunyi di Jepara untuk Menikmati Senja