ragam

Tradisi Ogoh-Ogoh Hadir di TMII, Atraksi Budaya Menjelang Nyepi Ini Gratis Ditonton

Senin, 16 Maret 2026 | 18:30 WIB
Tradisi ogoh-ogoh bisa disaksikan langsung di TMII. Datang sore hari dan rasakan atmosfer budayanya.

Kabar BUMN - Suasana budaya khas Bali akan terasa di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada 17–18 Maret 2026.

Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi, pengunjung dapat menyaksikan pawai ogoh-ogoh bertajuk “Ahamkara Kala Murti” yang sarat makna budaya dan spiritual.

Pawai ini menampilkan patung raksasa ogoh-ogoh yang menggambarkan sifat buruk manusia.

Baca Juga: Kata-Kata Penuh Makna, Ini 15 Ucapan Hari Raya Nyepi 2026

Dalam tradisi Hindu Bali, ogoh-ogoh menjadi simbol energi negatif yang diarak sebelum Nyepi sebagai bentuk pengingat agar manusia mampu mengendalikan diri dan membersihkan batin.

Di TMII, ogoh-ogoh tersebut akan diarak dalam pawai budaya yang berlangsung pada pukul 16.00–17.00 WIB.

Lokasinya berada di area Pura Hindu Dharma Penataran Agung Kertabumi, salah satu pura terbesar di kawasan TMII yang kerap menjadi pusat kegiatan keagamaan Hindu.

Baca Juga: Mudik Bareng Pertamina 2026 Antar Ribuan Pemudik, Sekaligus Dorong Perjalanan Lebih Hemat Energi

Selain menjadi momen sakral menjelang Nyepi, pawai ogoh-ogoh juga selalu menarik perhatian karena tampilannya yang megah dan ekspresif.

Patung raksasa dengan detail artistik ini biasanya diiringi irama gamelan dan semangat kebersamaan yang membuat suasana terasa hidup sekaligus khidmat.

Bagi pengunjung, acara ini bisa menjadi kesempatan langka untuk melihat langsung tradisi khas Bali tanpa harus pergi jauh.

Baca Juga: Museum Puri Lukisan di Bali, Memajang Seni Berumur Puluhan Tahun Karya Maestro Pelukis

Atmosfer budaya yang kuat, ditambah latar arsitektur pura yang megah, menjadikannya momen menarik untuk dinikmati sekaligus diabadikan lewat foto.

Kabar baiknya, acara ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.

Halaman:

Tags

Terkini