Kabar BUMN - Saat Hari Raya Idul Fitri tiba, lontong dan ketupat hampir selalu jadi menu wajib di setiap rumah.
Biasanya, kamu membuat dalam jumlah banyak agar bisa dinikmati bersama keluarga selama beberapa hari.
Namun, jika tidak disimpan dengan benar, makanan ini bisa cepat basi dan berbau tidak sedap.
Baca Juga: Gilimanuk Kembali Aktif, Mobilitas Kendaraan Tetap Terkontrol
1. Pastikan Sudah Dingin Sebelum Disimpan
Setelah matang, jangan langsung menyimpan lontong atau ketupat dalam kondisi panas. Uap panas yang terperangkap bisa memicu kelembapan berlebih dan mempercepat pembusukan.
Biarkan hingga benar-benar dingin di suhu ruang sebelum kamu menyimpannya.
Baca Juga: Awas Kalap! Jaga Pola Makan Tetap Sehat Saat Lebaran dengan 7 Cara Berikut
2. Simpan di Tempat Kering dan Bersih
Kelembapan adalah salah satu penyebab utama lontong dan ketupat cepat basi. Pastikan kamu menyimpannya di wadah yang bersih dan kering agar tidak mudah terkontaminasi bakteri.
Hindari menaruhnya di tempat yang tertutup rapat tanpa sirkulasi udara jika masih akan dikonsumsi dalam waktu dekat.
Baca Juga: Investasi Emas Syariah Kian Diminati, Ini Cara Mudah Memulainya di Pegadaian
3. Gantung Ketupat di Ruang Terbuka
Untuk ketupat yang masih berbungkus janur, cara tradisional yang efektif adalah dengan menggantungnya.
Sirkulasi udara yang baik dapat membantu ketupat bertahan lebih lama, bahkan hingga 2 hari di suhu ruang. Pastikan tempat menggantungnya tidak lembap dan terhindar dari sinar matahari langsung.
Baca Juga: Minuman Sehat untuk Membakar Lemak Sisa Lebaran
4. Simpan di Kulkas untuk Daya Tahan Lebih Lama
Jika kamu ingin menyimpan lebih dari dua hari, sebaiknya masukkan lontong atau ketupat ke dalam kulkas.