ragam

Ragam Olahan dari Kacang Hijau di Asia, Sebagian Ada di Beberapa Negara dengan Nama Berbeda

Rabu, 1 April 2026 | 18:30 WIB
Onde-onde, jajanan tradisional yang sangat populer di Indonesia ini bisa juga ditemukan di Singapura dan Malaysia. (pawonayu.blogspot.com)

Che dau xanh didiamkan dulu sampai dingin baru dinikmati. Dessert ini menu favorit di musim panas.

Baca Juga: 4 Restoran Ramen di Jakarta dengan Jaminan dan Setifikat Halal

Ginisang munggo
Menu tradisional Filipina ini merupakan sup kacang hijau dengan cita rasa gurih.

Terbuat dari kacang hijau, bayam, dan udang kering yang dimasak dengan kaldu sapi.

Bumbunya bawang merah, bawang putih, dan tomat.

Ginisang munggo biasanya dimakan bersama nasi atau ditambah dengan ikan dan babi goreng.

Baca Juga: 10 Bandara Terbaik untuk Belanja 2026, Nomor 1 Bikin Traveler Betah Berlama-lama

Kue ku dari Tiongkok ini juga populer di Asia Tenggara termasuk di Indonesia, Malaysia dan Singapura. (Instagram/@hollandbakeryindonesia)

Kue ku
Kue dari Tiongkok ini juga populer di Asia Tenggara termasuk di Indonesia, Malaysia dan Singapura.

Sering juga disebut ang ku-koe, kue ku bentuknya oval seperti cangkang kura-kura berwarna merah.

Terbuat dari tepung beras ketan diberi isi kacang hijau yang sudah ditambahkan gula pasir.

Kue ku selalu dihidangkan pada perayaan Imlek sebagai lambang kemakmuran dan panjang umur.

Baca Juga: Fasilitas Umum yang Paling Banyak Menyimpan Bakteri, Setelah Menyetuhnya Disarankan Bersihkan Tangan

Bindae-tteok
Dalam bahasa Korea, bindae-tteok artinya panekuk kacang hijau. Ini camilah dari Provinsi Pyongan.

Bindae-tteok terbuat dari kacang hijau yang sudah digiling halus dicampur sayuran dan daging.

Adonan kemudian digoreng dengan bentuk pipih. Paling nikmat dimakan saat masih panas.

Bindae-tteok jadi menu favorit di musim dingin.***

Halaman:

Tags

Terkini