Kabar BUMN - Momentum Iduladha identik dengan pembagian daging kurban dalam jumlah besar.
Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami cara membersihkan dan menyimpan daging kurban dengan benar.
Padahal, penanganan yang kurang tepat bisa memengaruhi kualitas, rasa, hingga mempercepat pertumbuhan bakteri pada daging.
Agar daging kurban tetap higienis, segar, dan tahan lama, ada beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan sejak pertama kali menerima daging hingga proses penyimpanan.
Baca Juga: Rekomendasi Kuliner di Pasar Modern Bintaro, Tersedia Komplit MakananTradisional Sampai Kekinian
1. Jangan Langsung Mencuci Daging
Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan adalah langsung mencuci daging mentah sebelum disimpan.
Padahal, mencuci daging justru dapat meningkatkan risiko penyebaran bakteri ke area dapur melalui percikan air.
Daging kurban sebaiknya tidak dicuci apabila belum akan langsung dimasak.
Cukup bersihkan bagian kotor atau sisa darah menggunakan tisu dapur atau lap bersih.
Jika memang ingin dicuci, lakukan tepat sebelum proses memasak agar kualitas daging tetap terjaga.
Baca Juga: 8 Ide Kegiatan Seru untuk Mengisi Long Weekend di Rumah Agar Tidak Membosankan
2. Pisahkan Daging dan Jeroan
Daging dan jeroan sebaiknya disimpan secara terpisah.
Jeroan memiliki aroma lebih kuat dan kadar bakteri yang cenderung lebih tinggi dibandingkan daging biasa.
Selain itu, pemisahan juga membantu menjaga kualitas rasa dan mempermudah proses pengolahan nantinya.