ragam

Yadnya Kasada 2026 di Bromo, Tradisi Suci Suku Tengger yang Sarat Makna

Kamis, 4 Juni 2026 | 15:30 WIB
Mengenal Yadnya Kasada 2026 di Gunung Bromo, mulai dari sejarah, prosesi ritual, legenda Rara Anteng-Jaka Seger hingga maknanya. (suarapena.com)

Baca Juga: Libur Sekolah di Jakarta, Ini 7 Taman Bermain yang Tawarkan Pengalaman Seru dan Edukatif

Konon, suara gaib Raden Kesuma kemudian meminta saudara-saudaranya untuk mempersembahkan hasil bumi ke Gunung Bromo setiap bulan Kasada. Dari sinilah tradisi Yadnya Kasada dipercaya mulai dilakukan masyarakat Tengger.

Makna Mendalam di Balik Upacara Yadnya Kasada

Secara harfiah, kata Kasada berasal dari istilah “kesada” yang bermakna mengumpulkan. Makna ini merujuk pada aktivitas mengumpulkan persembahan hasil pertanian untuk dipersembahkan kepada para dewa sebagai bentuk syukur atas panen.

Baca Juga: Gelegar PLN Mobile 2026 Berhadiah Mobil Listrik, Simak Cara Mengumpulkan Poinnya

Di sisi lain, Gunung Bromo dipandang sebagai tempat suci dalam kepercayaan masyarakat Tengger.

Kawasan ini dipercaya menjadi tempat bersemayam para dewa sehingga ritual persembahan dianggap sebagai bentuk penghormatan terhadap alam, leluhur, dan kekuatan semesta. ***

Halaman:

Tags

Terkini