Pertamina Manfaatkan Potensi Alam untuk Serap Karbon Lewat Dua Inisiatif Terintegrasi

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Minggu, 17 November 2024 | 06:00 WIB
SVP Technology Innovation Pertamina Oki Muraza saat dalam sesi panel di Indonesia Pavilion COP 29, Jumat (15/11/2024). (DOK.Pertamina)
SVP Technology Innovation Pertamina Oki Muraza saat dalam sesi panel di Indonesia Pavilion COP 29, Jumat (15/11/2024). (DOK.Pertamina)

"Dengan metode ini, kita tidak hanya mengurangi emisi tetapi juga menciptakan kredit karbon yang dapat diperdagangkan," tambahnya.

Baca Juga: Pemenang Undi-Undi Hepi Telkomsel Periode Oktober 2024 Telah Diumumkan Melalui Link Berikut

Menurut Oki, Indonesia memiliki banyak peluang untuk mengembangkan BECCS, seperti di pabrik bioetanol di Jawa Timur yang juga menghasilkan CO2 untuk industri makanan.

Namun, lanjutnya, untuk mewujudkan teknologi ini diperlukan kolaborasi yang kuat dalam pengembangan teknologi, regulasi yang mendukung, serta dukungan keuangan. 

"Regulasi seperti mekanisme MRV (Measurement, Reporting, and Verification) dan pengembangan pasar karbon akan menjadi kunci untuk menarik investasi ke Indonesia. Ini adalah berkah sekaligus peluang besar bagi kita," kata Oki.

Baca Juga: PEP Sangasanga Field Raih Penghargaan ESG Nusantara Plaudit, Bukti Kesuksesan Menerapkan Prinsip Keberlanjutan

Melalui sinergi antara bioenergi dan CCS, Indonesia dapat meningkatkan kontribusi energi terbarukan dan menurunkan emisi karbon secara signifikan.

"Kombinasi ini dapat membantu Indonesia mencapai target Enhanced NDC, yakni pengurangan emisi sebesar 32%, sekaligus mendukung tercapainya sepertiga kebutuhan energi nasional dari sumber terbarukan," tambah Oki. 

PT Pertamina (Persero) berkomitmen untuk terus mendorong implementasi BECCS dengan mengoptimalkan modal, teknologi, infrastruktur, dan kerangka regulasi.

Baca Juga: PT PLN Batam Cari Lulusan S1 untuk Magang Sebagai Staf Pengembangan Bisnis dan Enterprise

"Dengan sinergi yang tepat, kita yakin dapat merealisasikan BECCS sebagai solusi unik untuk transisi energi dan aksi iklim di Indonesia," tutup Oki.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini