Meski demikian, data yang terungkap justru menyatakan hal sebaliknya. Pada 1938, setelah melakukan pengeboran di sekitar 3.000 sumur, geolog NPPM menemukan cekungan (dome) besar di area Minas.
Baca Juga: 5 Jenis Sambal dari Indonesia Timur, Beberapa Rasanya Pedas Menyegarkan, Lainnya Sangat Pedas
Hasilnya, titik pertama ditemukan di Sebanga, hulu Sungai Sebanga, di Bengkalis. Temuan rembesan gas di Sebanga adalah pertanda awal adanya kandungan minyak di area itu.
Inilah penemuan migas pertama di Riau. Kemudian sekitar 7 bulan berselang, potensi minyak lain juga ditemukan di Lapangan Duri, Bengkalis.
Dari temuan awal itu, pada 1941 dibangunlah anjungan pengeboran di lokasi yang disebut Minas, Siak. Investasi peralatan bernilai jutaan dollar AS pun kemudian dipasang.
Sayangnya, momen berikutnya harus tertunda karena kedatangan Jepang sehingga pengeboran urung selesai dilakukan.
Kerja keras para geolog pada akhirya diambil alih tentara Jepang saat momen Perang Dunia II pecah.
Minas sempat ditinggalkan dan Jepang mengambil alih dengan membawa unit teknis khusus untuk mendulang minyak sebanyak mungkin.
Baca Juga: Goa Cemara New Year Festival: Meriahkan Malam Tahun Baru di Yogyakarta dengan Kerlap-kerlip Lampion
Tepat pada 1 Desember 1943 Jepang menemukan sumur minyak Minas #1.
Baru kemudian pada tahun 1944 dicatat Sejarah baru, Lapangan Minas resmi ditemukan setelah tantara Jepang mengebor minyak hingga kedalaman 2.107 kaki atau sekitar 700 meter.
Baca Juga: Krakatau Steel Sabet Penghargaan Indeks Integritas Bisnis Lestari 2024
Nama Minas diambil dari nama perkampungan suku Sakai yang berdekatan dengan lokasi ditemukannya Lapangan Minas.
Artikel Terkait
PHR Terima 27 Sertifikat Lahan Hulu Migas, Mantapkan Operasional untuk Ketahanan Energi
Berkunjung ke PHR, Wamen BUMN: Jaga Produksi Blok Rokan
Pertamina Drilling Raih Penghargaan dari PHR Atas Keberhasilan Kirim 6 Rig Tepat Waktu dalam Project IDESS
Kembali Gelar LBD Engagement Day, Kali Ini PHR Lebih Dorong Peningkatan Kompetensi Mitra Kerja Lokal
Jaga Keberlangsungan Hulu Migas, PHR Regional 1 Sumatera Zona 4 Optimalkan Teknologi Digital dan Kolaborasi Strategis