AirNav Indonesia Dipercaya Jadi Tuan Rumah Forum Navigasi Penerbangan Kawasan Asia Pasifik

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 3 Juni 2025 | 09:30 WIB
Dunia aviasi berkumpul di Yogya! AirNav Indonesia jadi tuan rumah forum bergengsi bersama International Civil Aviation Organization (ICAO) dan Federal Aviation Administration (FAA) Amerika Serikat.
Dunia aviasi berkumpul di Yogya! AirNav Indonesia jadi tuan rumah forum bergengsi bersama International Civil Aviation Organization (ICAO) dan Federal Aviation Administration (FAA) Amerika Serikat.

Selama empat hari, peserta workshop akan membahas berbagai aspek penting, antara lain:

Baca Juga: Williem I De Voedselkraam 2, Tempat Santai Baru di Tengah Suasana Stasiun Jadul

  • Penilaian kapasitas bandara dan ruang udara secara berbasis data (data-driven airport & airspace capacity assessment);
  • Teknik pengelolaan lalu lintas udara berbasis kolaborasi regional melalui Air Traffic Flow Management (ATFM);
  • Penyusunan pedoman kapasitas regional sebagai acuan bersama negara-negara Asia Pasifik;
  • Pemenuhan target audit keselamatan penerbangan ICAO melalui Universal Safety Oversight Audit Programme (USOAP);
  • Harmonisasi teknologi dan prosedur navigasi udara di kawasan dengan mempertimbangkan tantangan geografis dan operasional masing-masing negara.

Baca Juga: TINS Green Garden Foresttree Jadi Taman Hijau Favorit Warga Pangkalpinang, Dikelola PT Timah!

"Forum ini bertujuan menyamakan pemahaman teknis antarnegara dan memperkuat sinergi dalam menghadapi tantangan kapasitas ruang udara yang semakin kompleks," imbuh Avi.

Yogyakarta, Simpul Strategis Lalu Lintas Udara

Sebagai lokasi penyelenggara, Yogyakarta bukan hanya simbol budaya, tetapi juga representasi kapasitas layanan navigasi udara Indonesia.

Baca Juga: IDSurvey dan JPHI Bersinergi Perkuat Ekosistem Halal Menuju Indonesia Sebagai Pusat Industri Halal Dunia

Selama April 2025, Kantor Cabang AirNav Indonesia Yogyakarta mencatat sebanyak 2.524 pergerakan pesawat yang terdiri dari penerbangan domestik, internasional, dan latihan.

Proyeksi internal menunjukkan tren peningkatan yang stabil pada Mei 2025 dengan estimasi mencapai sekitar 2.600 pergerakan, seiring meningkatnya konektivitas menjelang libur panjang.

“AirNav Yogyakarta saat ini melayani berbagai rute domestik utama seperti Jakarta, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, Banjarmasin, Medan, dan Makassar.

Baca Juga: 5 Barang yang Wajib Dibawa ke Tempat Konser Musik Agar Selama Acara Tetap Nyaman

"Untuk rute internasional, navigasi mendukung layanan penerbangan dari dan ke Kuala Lumpur serta Singapura, hal ini menegaskan peran vital Yogyakarta sebagai simpul konektivitas udara regional,” lanjut Avi.

Dari total trafik di bulan April, 92% merupakan penerbangan domestik, menunjukkan bahwa layanan navigasi berperan penting dalam mendukung mobilitas antardaerah di Indonesia.

Idul Adha, AirNav Siap!

Baca Juga: Sambut Idul Adha 1446 H, PT Bukit Asam Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban untuk 90 Peserta dari Lawang Kidul

Menghadapi periode libur Iduladha yang diprediksi jatuh pada pertengahan Juni 2025, AirNav Indonesia telah menyiapkan langkah-langkah strategis, untuk menjamin kelancaran arus udara nasional. Antara lain:

  • Penempatan personel operasional tambahan di titik-titik padat;
  • Pemantauan trafik secara real-time melalui sistem terpusat;
  • Peningkatan koordinasi dengan maskapai dan otoritas bandara, termasuk skenario kontinjensi untuk mengantisipasi lonjakan trafik.

Baca Juga: Garuda Indonesia Tuntaskan Fase I Penerbangan Haji 1446 H, Layani Lebih dari 91 Ribu Jemaah Menuju Tanah Suci

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini