“Kami juga berharap bahwa kelembagaan Kelompok Tani Bumi Sentosa Sejahtera ini dapat lebih inklusif dan diperkuat lagi agar bisa bekerjasama dengan desa maupun pihak lainnya,” imbuhnya.
Dengan predikat Gold yang diraih, Eco Edufarming terbukti bukan sekadar proyek CSR, melainkan model pemberdayaan desa berkelanjutan yang menginspirasi dan dapat menjadi rujukan nasional dalam pengembangan pertanian regeneratif berbasis teknologi.***
Artikel Terkait
PHE WMO Raih Sertifikasi Green Building EDGE, Satu-satunya di Kabupaten Gresik
Sabet 6 Penghargaan ENSIA 2024, PEP Sukowati dan PHE WMO Genjot Inovasi Lingkungan dan Sosial
Solusi Hijau PHE WMO: Pertanian Holtikultura untuk Rehabilitasi Lahan Kritis di Bangkalan
PHE WMO Gelar Pelatihan Digital Marketing untuk UMKM Lokal, Upaya Tingkatkan Nilai Jual & Perluas Jangkauan Pasar
Safari Ramadan, SKK Migas dan PHE WMO Eratkan Sinergi dengan Bupati Bangkalan