Pertamina Perkuat Fondasi Hijau, Terapkan Standar Keberlanjutan Global sebagi Kunci Bisnis Masa Depan

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 17 Januari 2026 | 09:40 WIB
Pertamina menyatukan visi menerapkan standar global IFRS S1 dan S2 sebagai strategi inti memperkuat keberlanjutan bisnis dan kepercayaan investor. (Dok. Pertamina)
Pertamina menyatukan visi menerapkan standar global IFRS S1 dan S2 sebagai strategi inti memperkuat keberlanjutan bisnis dan kepercayaan investor. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN - Pertamina Group menegaskan komitmen strategisnya dalam menjaga keberlangsungan bisnis jangka panjang dengan memperkuat tata kelola pelaporan keberlanjutan.

Upaya ini diwujudkan melalui penyelarasan standar pelaporan global sebagai fondasi ketahanan finansial dan daya saing perusahaan di masa depan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Sustainability Transcendence Forum (STF) Series #5 yang digelar di Grha Pertamina, Kamis (15/1).

Baca Juga: Libur Panjang Isra Mikraj Makin Hemat! DAMRI Tebar Diskon 25% untuk Rute Favorit

Melalui forum ini, seluruh pimpinan Pertamina menyatukan visi untuk menerapkan standar global International Financial Reporting Standards (IFRS) S1 dan S2, yang telah diadopsi menjadi Pernyataan Standar Pengungkapan Keberlanjutan (PSPK).

Langkah ini ditegaskan bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan menjadi strategi inti perusahaan untuk meningkatkan kepercayaan investor global sekaligus memastikan keberlanjutan finansial Pertamina di masa mendatang.

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, menekankan bahwa isu keberlanjutan kini telah menjadi bahasa universal dalam dunia investasi.

Baca Juga: Sambut Imlek 2026, ANTAM Hadirkan Emas Batangan Tematik Year of The Horse

"Standar pelaporan yang kredibel adalah jembatan yang menghubungkan kinerja hijau dengan kinerja keuangan.

"Ini akan memperkuat kepercayaan investor dan membuka akses Pertamina terhadap pembiayaan hijau dengan biaya modal yang lebih efisien," jelasnya.

Pandangan senada disampaikan Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza.

Baca Juga: Pertamina Drilling Tembus Pasar Offshore Global lewat Kerja Sama Strategis dengan Petronas

Ia menilai transparansi sebagai modal utama perusahaan, seraya berharap aspek keberlanjutan, manajemen risiko, dan pengambilan keputusan investasi dapat berjalan dalam “satu napas” yang terintegrasi.

Sementara itu, Direktur Keuangan Pertamina, Emma Sri Martini, menegaskan ambisi perusahaan untuk menjadi pelopor di antara BUMN dalam penerapan standar pelaporan keberlanjutan global.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini