Kabar BUMN – Bagi Dian Afri Jayanti, bekerja di kebun bukan hal yang berat.
Sebagai Ketua PKK Kelurahan Air Jamban, ia justru aktif turun langsung memantau tanaman warga, mulai dari mengecek bedengan sawi hingga memastikan tanaman tetap tumbuh meski cuaca tidak menentu.
Dian memimpin 24 perempuan dalam program Puteri Proklim Melayu Lestari yang fokus pada pemanfaatan pekarangan warga.
Baca Juga: Tak Perlu ke Mal, Ini Rekomendasi Tempat Ngabuburit Gratis di Jakarta yang Tetap Seru
Namun kondisi itu tidak selalu seperti sekarang.
Beberapa tahun lalu, kemarau membuat tanah di Air Jamban kering dan sulit ditanami.
Warga kerap gagal menanam sayur seperti bayam, kangkung, dan timun karena kurangnya air serta minimnya pengetahuan tentang teknik tanam dan pemilihan bibit.
Baca Juga: Suntik Modal Anak Usaha, Jasa Marga Menerbitkan Obligasi Rp2,06 Triliun
Banyak pekarangan akhirnya dibiarkan kosong, dan kegagalan panen membuat para ibu merasa kurang percaya diri untuk mencoba lagi.
Harapan baru muncul ketika PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) hadir lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Alih-alih sekadar memberi bantuan, PHR membangun sebuah ekosistem keberlanjutan. Satu unit greenhouse berkapasitas 1.000 lubang tanam didirikan.
Baca Juga: JPO Aestetik di Jakarta, Tidak Hanya di Kawasan Sudirman
Sumur bor dan pompa air disiapkan untuk memastikan tanaman tak lagi merana kehausan. Bagi Dian dan kelompoknya, fasilitas itu seperti lembar baru dan mereka ingin menulis sesuatu yang berbeda di atasnya.
Para ibu ini kembali “sekolah”. Mereka belajar teknik mengolah tanah, memahami karakter tanaman, mempelajari manajemen air, hingga cara merawat greenhouse dengan disiplin.
Artikel Terkait
PHR Temukan Hidrokarbon di Sumur Mustang Hitam, Buka Peluang Pengembangan Baru di Blok Rokan
Inovasi Teknologi PHR Dinilai Strategis Jaga Ketahanan Energi Nasional
Dari Produksi ke Pemulihan: Komitmen PHR Mengelola Lingkungan di WK Rokan
PHR Zona 1 Borong Lima Penghargaan di PRIA Awards 2026 Berkat Strategi Komunikasi Terintegrasi
Empat Inovasi PHR Borong Apresiasi di RKMP 2026, Perkuat Ketahanan Energi Nasional