Seiring dengan transformasi digital layanan, masyarakat diimbau membeli tiket penyeberangan lebih awal melalui platform Ferizy karena tidak tersedia penjualan tiket secara langsung di pelabuhan.
“Prinsipnya adalah No Ticket, No Ride. Tiket harus sudah dimiliki paling lambat satu hari sebelum keberangkatan dan dapat dipesan sejak H-60 melalui aplikasi maupun kanal resmi Ferizy,” jelas Partogi.
Baca Juga: Garuda Indonesia Resmikan Kantor Penjualan Baru di Gedung BUMN untuk Perkuat Layanan Masyarakat
Untuk mendukung kelancaran operasional Angkutan Lebaran, ASDP juga menyiapkan 786 personel operasional.
Selain itu, sejumlah fasilitas layanan turut diperkuat, antara lain buffer zone, sistem delaying, CCTV, layanan kesehatan 24 jam, serta optimalisasi waktu sandar kapal (port time).
Dengan berbagai persiapan tersebut, ASDP berharap masyarakat dapat merencanakan perjalanan lebih awal dan mematuhi pengaturan operasional yang berlaku, sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung lancar, tertib, nyaman, dan selamat.***
Artikel Terkait
Kakorlantas Tinjau Pelabuhan Merak dan Bakauheni, ASDP Matangkan Layanan Jelang Lebaran
Tak Perlu Khawatir Selisih Harga, ASDP Buka Mekanisme Refund Tiket Ferry Lebaran 2026
Lonjakan 15 Persen Diprediksi, ASDP Matangkan Layanan Mudik Lebaran 2026 di Kepulauan Riau
Antisipasi Lonjakan Pemudik, ASDP Perkuat Layanan Nasional
Nyepi di Bali, ASDP Berlakukan Penghentian Sementara Penyeberangan di Lintas Utama Jawa-Bali-Lombok