Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan pengaturan lalu lintas yang ketat agar tidak mengganggu mobilitas masyarakat.
Baca Juga: Kampung Wisata di Surabaya yang Menghadirkan Suasana Jadul dan Tradisional di Tengah Kota
Sebagian besar pekerjaan dilakukan pada malam hingga dini hari dengan pembatasan hanya satu lajur, dilengkapi rambu peringatan dan perangkat pengamanan di area pekerjaan.
Selain itu, petugas patroli serta unit derek disiagakan selama 24 jam untuk merespons kondisi darurat di lapangan dengan cepat.
“Seluruh kegiatan preservasi dilaksanakan sesuai standar kesehatan dan keselamatan kerja (K3), serta berkoordinasi dengan Kepolisian, Kementerian Pekerjaan Umum, dan para pemangku kepentingan terkait."
"Informasi rekayasa lalu lintas dan perkembangan kondisi jalan juga disampaikan secara real time melalui media sosial resmi Jasa Marga, Call Center 133, dan aplikasi Travoy,” tutup Rivan. ***
Artikel Terkait
HUT ke-48 Jasa Marga Bertepatan Ramadan 1447H, Teguhkan Komitmen Melayani Sepenuh Hati
Sepanjang 2025, Jasa Marga (JSMR) Pertahankan Tren Positif dengan Core Profit Rp3,7 Triliun
Hadapi Arus Mudik 2026, Jasa Marga Perkuat Kesiapan Lewat Apel Siaga Operasional
Diskon Tol 30% Saat Lebaran 2026, Jasa Marga Terapkan di 9 Ruas Tol Strategis
Diskon Spesial Mudik DAMRI, Beli Tiket PP Cuma Bayar 90%, Berlaku Sampai 31 Maret 2026