Kondisi ini dipengaruhi oleh mobilitas masyarakat yang memilih melakukan perjalanan lebih awal. Selain itu, distribusi logistik juga meningkat karena pelaku usaha memanfaatkan waktu operasional sebelum penyeberangan ditutup sementara saat Hari Raya Nyepi.
Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran, Operasional Whoosh Kembali Normal Mulai 14 Maret 2026
Sejak Kamis (12/3), kawasan parkir pelabuhan terlihat dipenuhi berbagai jenis kendaraan. Mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, bus penumpang, hingga truk logistik tampak memadati area tersebut.
Bahkan antrean kendaraan berat dilaporkan memanjang hingga sekitar Pasar Gilimanuk, dengan jarak kurang lebih dua kilometer dari pintu masuk pelabuhan.
GM ASDP Cabang Ketapang Arief Eko menjelaskan bahwa peningkatan jumlah truk logistik berkaitan dengan aktivitas distribusi barang yang ingin menyeberang sebelum diterapkannya pembatasan angkutan barang selama periode angkutan Lebaran.
Baca Juga: Magang Corporate Secretary PT JIEP Dibuka, Ini Syarat dan Jadwal Pentingnya
Di sisi lain, sebagian masyarakat juga memilih menyeberang lebih awal untuk mengantisipasi penghentian sementara layanan penyeberangan saat Hari Raya Nyepi berlangsung.
Untuk menjaga kelancaran lalu lintas kendaraan di pelabuhan, ASDP bersama sejumlah pemangku kepentingan melakukan pengaturan operasional kapal serta manajemen antrean.
Dalam situasi tertentu, penyeberangan diprioritaskan bagi kendaraan penumpang seperti sepeda motor dan mobil pribadi agar mobilitas masyarakat tetap terjaga. Sementara itu, kendaraan logistik tetap dilayani secara bertahap sesuai kapasitas kapal yang tersedia.
Baca Juga: Promo Ramadan 2026 di Taman Rekreasi Selecta, Tiket Masuk Diskon hingga 20 Persen
Berdasarkan data Posko Gilimanuk selama periode 24 jam pada 13 Maret 2026 pukul 00.00–23.59 WIB atau H-8, jumlah perjalanan kapal tercatat mencapai 220 trip. Jumlah penumpang yang menyeberang dari Bali menuju Jawa mencapai 37.877 orang.
Adapun kendaraan yang tercatat terdiri dari 6.066 unit roda dua, 3.573 kendaraan kecil, 2.154 truk, dan 383 bus sehingga total kendaraan mencapai 12.176 unit.
Sementara itu, data dari Posko Ketapang pada periode yang sama menunjukkan jumlah perjalanan kapal mencapai 231 trip. Penumpang yang menyeberang dari Jawa menuju Bali tercatat sebanyak 26.173 orang. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 6,2 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Baca Juga: Mudik Gratis BUMN 2026, PELNI Berangkatkan 1.230 Pemudik dari Balikpapan ke Surabaya
Jumlah kendaraan truk yang menyeberang dari Jawa ke Bali tercatat mencapai 2.604 unit atau meningkat 10,8 persen. Selain itu, kendaraan bus mencapai 635 unit atau naik sebesar 7,4 persen.
Artikel Terkait
Tak Perlu Khawatir Selisih Harga, ASDP Buka Mekanisme Refund Tiket Ferry Lebaran 2026
Lonjakan 15 Persen Diprediksi, ASDP Matangkan Layanan Mudik Lebaran 2026 di Kepulauan Riau
Antisipasi Lonjakan Pemudik, ASDP Perkuat Layanan Nasional
Nyepi di Bali, ASDP Berlakukan Penghentian Sementara Penyeberangan di Lintas Utama Jawa-Bali-Lombok
ASDP Berbagi Kebahagiaan Ramadan Bersama Anak Yatim, Salurkan Santunan hingga Paket Sembako