Sementara itu, total kendaraan yang menyeberang tercatat sebanyak 31.390 unit, atau turun 13 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai 36.091 unit.
Untuk arus sebaliknya, yaitu dari Sumatera menuju Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu, tercatat sebanyak 97.385 penumpang pada periode yang sama.
Baca Juga: Ada Lowongan Magang Graphic Design Intern dari PFN, Pendaftaran Dibuka hingga 5 April 2026
Jumlah tersebut turun 9,4 persen dibandingkan periode tahun lalu yang mencapai 107.541 orang.
Adapun total kendaraan yang menyeberang dari arah Sumatera ke Jawa tercatat sebanyak 23.018 unit, atau turun 3,1 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 23.766 unit.
Melalui kesiapan operasional serta peningkatan layanan yang terus dilakukan, ASDP menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan penyeberangan yang andal sehingga perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung lebih tertib, lancar, dan berkesan.***
Artikel Terkait
Tak Perlu Khawatir Selisih Harga, ASDP Buka Mekanisme Refund Tiket Ferry Lebaran 2026
Lonjakan 15 Persen Diprediksi, ASDP Matangkan Layanan Mudik Lebaran 2026 di Kepulauan Riau
Antisipasi Lonjakan Pemudik, ASDP Perkuat Layanan Nasional
Nyepi di Bali, ASDP Berlakukan Penghentian Sementara Penyeberangan di Lintas Utama Jawa-Bali-Lombok
ASDP Berbagi Kebahagiaan Ramadan Bersama Anak Yatim, Salurkan Santunan hingga Paket Sembako