Lebih lanjut, digitalisasi melalui platform Ferizy menjadi tulang punggung peningkatan layanan.
Sistem reservasi terintegrasi ini mampu mengatur arus kendaraan dan penumpang secara lebih tertib, sekaligus mengurangi antrean selama periode padat.
Secara kumulatif, sejak H-8 hingga H+8 pukul 06.00 WIB, total penumpang di 15 lintasan pantauan nasional mencapai 4.722.213 orang, meningkat 6,6 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 4.430.006 orang.
Baca Juga: Kuliner Indonesia yang Berbahan Baku Daging Bebek, Daging yang Gurih Dipadu Bumbu Terlezat
Sementara itu, jumlah kendaraan tercatat sebanyak 1.215.273 unit atau naik 8 persen dari 1.125.178 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Ke depan, ASDP menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas layanan melalui inovasi berkelanjutan serta peningkatan standar operasional.
Langkah ini dilakukan guna memastikan setiap perjalanan pengguna jasa tetap aman, nyaman, dan penuh kepastian, bahkan di tengah puncak mobilitas nasional.***
Artikel Terkait
Antisipasi Lonjakan Paskah, ASDP Operasikan Hunimua–Waipirit Seharian Penuh
Gempa di Bitung dan Ternate, ASDP Pastikan Penyeberangan Tetap Berjalan Aman
ASDP Gerak Cepat Atasi Lonjakan Kendaraan di Ketapang, Antrean Mulai Terurai
Lonjakan Mobilitas Saat Long Weekend Paskah Terkendali, ASDP Jaga Penyeberangan Sumatera–Jawa–Bali Tetap Prima
ASDP Sesuaikan Tarif Tarakan–Sebawang, Jaga Layanan Tetap Optimal dan Berkelanjutan