SIG Manfaatkan INTERCEM Asia 2026 untuk Perluas Kolaborasi Global dan Dorong Inovasi Bahan Bangunan

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 21 April 2026 | 20:30 WIB
SIG dorong kolaborasi global di INTERCEM Asia 2026 untuk inovasi bahan bangunan berkelanjutan dan penguatan rantai pasok ramah lingkungan. (Dok. SIG)
SIG dorong kolaborasi global di INTERCEM Asia 2026 untuk inovasi bahan bangunan berkelanjutan dan penguatan rantai pasok ramah lingkungan. (Dok. SIG)

Kabar BUMN – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memanfaatkan ajang INTERCEM Asia 2026 sebagai momentum untuk memperluas kerja sama internasional dalam pengembangan inovasi bahan bangunan serta rantai pasok berkelanjutan.

Inisiatif ini menjadi bagian dari transformasi perusahaan menuju bisnis yang lebih berorientasi pada kebutuhan pelanggan dan menciptakan nilai tambah yang lebih besar.

Komitmen pengembangan industri bahan bangunan ditunjukkan SIG melalui inovasi produk turunan guna mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

Baca Juga: BNI Dorong Pemberdayaan Perempuan di NTT Lewat Program Anyaman Lontar

Dalam konferensi bertajuk ”Leading Sustainable Building Solution for a Resilient Future” yang digelar pada Rabu (15/4/2026), Wakil Direktur Utama SIG, Andriano Hosny Panangian menyampaikan bahwa pasar bahan bangunan di Indonesia masih memiliki potensi yang sangat besar.

Sebagai pemimpin industri, SIG terus meningkatkan kemampuan dengan menghadirkan berbagai inovasi serta mengoptimalkan jaringan operasionalnya untuk mendukung kebutuhan konstruksi di tingkat nasional hingga regional.

”Industri bahan bangunan di Indonesia memiliki ekosistem sangat besar, di mana industri semen baru berkontribusi sekitar 11% dari total biaya material konstruksi bangunan dan masih terdapat 89% potensi dari bahan bangunan lainnya yang bisa digarap."

Baca Juga: 7 Ide Bisnis Menjanjikan untuk Ibu Rumah Tangga

"Sementara SIG memiliki kemampuan distribusi dan network yang paling besar dan kuat di industri ini."

"Karena itu SIG bergerak ke arah bisnis yang lebih customer-centric dan value-driven dengan terus berinovasi menghadirkan produk derivatif,” kata Andriano Hosny Panangian.

Selain fokus pada inovasi, SIG juga menekankan efisiensi energi untuk menjawab tantangan dinamika industri.

Baca Juga: Balai Serbaguna di Kundur Barat Kini Lebih Layak, PT TIMAH Tunjukkan Dukungan Nyata untuk Warga

Perusahaan menempatkan prinsip keberlanjutan sebagai dasar operasional dengan memperkuat digitalisasi dan memperluas kolaborasi dalam rantai pasok.

Upaya tersebut juga didukung oleh peningkatan penggunaan bahan bakar alternatif seperti biomassa, refuse-derived fuel (RDF), serta limbah industri dalam proses produksi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini