rilis-bumn

Lapangan Minas, Warisan 80 Tahun yang Dimulai dengan Keraguan

Kamis, 12 Desember 2024 | 14:30 WIB
Pompa angguk tertua di Minas sekaligus menandai temuan sumur minyak pertama. (DOK.PT Pertamina Hulu Rokan (PHR))

Meski demikian, data yang terungkap justru menyatakan hal sebaliknya. Pada 1938, setelah melakukan pengeboran di sekitar 3.000 sumur, geolog NPPM menemukan cekungan (dome) besar di area Minas.

Baca Juga: 5 Jenis Sambal dari Indonesia Timur, Beberapa Rasanya Pedas Menyegarkan, Lainnya Sangat Pedas

Hasilnya, titik pertama ditemukan di Sebanga, hulu Sungai Sebanga, di Bengkalis. Temuan rembesan gas di Sebanga adalah pertanda awal adanya kandungan minyak di area itu.

Inilah penemuan migas pertama di Riau. Kemudian sekitar 7 bulan berselang, potensi minyak lain juga ditemukan di Lapangan Duri, Bengkalis.

Dari temuan awal itu, pada 1941 dibangunlah anjungan pengeboran di lokasi yang disebut Minas, Siak. Investasi peralatan bernilai jutaan dollar AS pun kemudian dipasang.

Baca Juga: Jaga Keberlangsungan Hulu Migas, PHR Regional 1 Sumatera Zona 4 Optimalkan Teknologi Digital dan Kolaborasi Strategis

Sayangnya, momen berikutnya harus tertunda karena kedatangan Jepang sehingga pengeboran urung selesai dilakukan.

Kerja keras para geolog pada akhirya diambil alih tentara Jepang saat momen Perang Dunia II pecah.

Minas sempat ditinggalkan dan Jepang mengambil alih dengan membawa unit teknis khusus untuk mendulang minyak sebanyak mungkin.

Baca Juga: Goa Cemara New Year Festival: Meriahkan Malam Tahun Baru di Yogyakarta dengan Kerlap-kerlip Lampion

Tepat pada 1 Desember 1943 Jepang menemukan sumur minyak Minas #1.

Baru kemudian pada tahun 1944 dicatat Sejarah baru, Lapangan Minas resmi ditemukan setelah tantara Jepang  mengebor minyak hingga kedalaman 2.107 kaki atau sekitar 700 meter.

Stasiun pengumpul minyak (Gathering Station) di Minas. (DOK.PT Pertamina Hulu Rokan (PHR))

Baca Juga: Krakatau Steel Sabet Penghargaan Indeks Integritas Bisnis Lestari 2024

Nama Minas diambil dari nama perkampungan suku Sakai yang berdekatan dengan lokasi ditemukannya Lapangan Minas.

Halaman:

Tags

Terkini