rilis-bumn

Perempuan Tangguh Air Jamban, Ubah Pekarangan Gersang Jadi Sumber Pangan dan Penghasilan

Rabu, 25 Februari 2026 | 10:30 WIB
Gerakan perempuan Air Jamban membuktikan lahan sempit pun bisa jadi ladang cuan.

Kabar BUMN – Bagi Dian Afri Jayanti, bekerja di kebun bukan hal yang berat.

Sebagai Ketua PKK Kelurahan Air Jamban, ia justru aktif turun langsung memantau tanaman warga, mulai dari mengecek bedengan sawi hingga memastikan tanaman tetap tumbuh meski cuaca tidak menentu.

Dian memimpin 24 perempuan dalam program Puteri Proklim Melayu Lestari yang fokus pada pemanfaatan pekarangan warga.

Baca Juga: Tak Perlu ke Mal, Ini Rekomendasi Tempat Ngabuburit Gratis di Jakarta yang Tetap Seru

Namun kondisi itu tidak selalu seperti sekarang.

Beberapa tahun lalu, kemarau membuat tanah di Air Jamban kering dan sulit ditanami.

Warga kerap gagal menanam sayur seperti bayam, kangkung, dan timun karena kurangnya air serta minimnya pengetahuan tentang teknik tanam dan pemilihan bibit.

Baca Juga: Suntik Modal Anak Usaha, Jasa Marga Menerbitkan Obligasi Rp2,06 Triliun

Banyak pekarangan akhirnya dibiarkan kosong, dan kegagalan panen membuat para ibu merasa kurang percaya diri untuk mencoba lagi.

Harapan baru muncul ketika PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) hadir lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Alih-alih sekadar memberi bantuan, PHR membangun sebuah ekosistem keberlanjutan. Satu unit greenhouse berkapasitas 1.000 lubang tanam didirikan.

Baca Juga: JPO Aestetik di Jakarta, Tidak Hanya di Kawasan Sudirman

Sumur bor dan pompa air disiapkan untuk memastikan tanaman tak lagi merana kehausan. Bagi Dian dan kelompoknya, fasilitas itu seperti lembar baru dan mereka ingin menulis sesuatu yang berbeda di atasnya.

Para ibu ini kembali “sekolah”. Mereka belajar teknik mengolah tanah, memahami karakter tanaman, mempelajari manajemen air, hingga cara merawat greenhouse dengan disiplin.

Halaman:

Tags

Terkini