rilis-bumn

Tanah Tidur Disulap Jadi Ladang Harapan: Kisah KWT Kemuning Wujudkan Kemandirian Pangan dengan Dukungan Pertamina

Kamis, 5 Maret 2026 | 15:00 WIB
Program Pertamina membantu KWT Kemuning Prabumulih mengolah pekarangan, menekan biaya dapur, hingga menghasilkan omzet Rp1 juta per bulan. (Dok. PHR)

Berbekal pengetahuan baru tersebut, Tri Ningsih kembali mengolah tanah tidur di sekitar rumahnya.

Baca Juga: Cek Harga Tiket dan Promo Ramadan Taman Bunga Celosia 2026, Momen yang Tepat untuk Liburan

Kali ini ia menanam lebih beragam tanaman, mulai dari sayur-mayur, buah-buahan, umbi-umbian, hingga tanaman obat.

Berkat penggunaan pupuk organik yang mereka pelajari, tanaman-tanaman tersebut tumbuh subur.

Kini, para anggota KWT Kemuning tidak lagi terlalu terbebani dengan harga bahan pangan di pasar.

Baca Juga: Berbagi di Bulan Suci: PT Timah Temani Masyarakat Bangka dengan Bantuan Ramadan

Mereka dapat memetik berbagai kebutuhan dapur langsung dari pekarangan rumah masing-masing, sehingga mampu menghemat pengeluaran belanja sekitar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per minggu.

Tidak hanya untuk konsumsi keluarga, hasil panen juga diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah.

Beberapa di antaranya adalah minuman wedang beras kencur, jamu seduh instan, wedang kunyit asam, serta bibit tanaman siap tanam.

Baca Juga: Restoran Vegetarian dan Organik di Jakarta, Menu Lezat Menyehatkan

Produk-produk tersebut dijual dengan harga Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per item.

Dari penjualan tersebut, kelompok ini mampu meraih omzet hingga Rp1 juta setiap bulan.

“Tantangan kami jadikan penyemangat. Terpenting kompak dan saling mendukung.

Baca Juga: Telkom Siaga RAFI 2026: CEO Dian Siswarini Tinjau Infrastruktur hingga Salurkan Bantuan Rp2 Miliar

"Kami ingin masyarakat sekitar ikut mandiri, bisa hasilkan sesuatu dari rumah,” ucap Tri Ningsih.

Halaman:

Tags

Terkini