Kabar BUMN - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus menghadirkan pembaruan layanan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan tol.
Salah satu inovasi terbaru yang dilakukan adalah perubahan nomor layanan call center.
Jika sebelumnya menggunakan nomor 14080, kini layanan tersebut bertransformasi menjadi 133 agar lebih sederhana dan mudah diingat.
Baca Juga: Elnusa Perkuat Strategi Bisnis Adaptif untuk Menangkap Peluang Pertumbuhan Industri Energi
Perubahan ini diumumkan di Jakarta pada 12 Maret sebagai bagian dari langkah strategis perusahaan dalam meningkatkan akses layanan publik.
Dengan nomor yang lebih pendek, Jasa Marga berharap pengguna jalan tol dapat lebih cepat menghubungi pusat bantuan ketika membutuhkan informasi maupun pertolongan selama perjalanan.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa penggunaan nomor baru ini merupakan upaya perusahaan untuk menghadirkan layanan yang lebih mudah dijangkau masyarakat.
Menurutnya, akses yang lebih sederhana akan membantu pengguna jalan tol mendapatkan bantuan secara lebih cepat.
“Kode akses layanan 133 atau call center dengan nomor 133 akan mempermudah pengguna jalan yang mengalami kondisi darurat untuk segera menghubungi layanan bantuan."
"Selain itu, nomor ini lebih mudah diingat karena angkanya yang unik. Dengan nomor tiga digit, layanan menjadi lebih responsif serta memudahkan pengguna jalan dalam mengakses informasi, melaporkan kejadian darurat, maupun meminta bantuan kepada petugas di lapangan,” ujar Rivan.
Baca Juga: Diskon Spesial Mudik DAMRI, Beli Tiket PP Cuma Bayar 90%, Berlaku Sampai 31 Maret 2026
Melalui layanan call center yang telah diperbarui ini, pengguna jalan tol dapat memperoleh berbagai jenis bantuan secara lebih cepat."
"Mulai dari mendapatkan informasi kondisi lalu lintas terkini di jalan tol, melaporkan kejadian darurat, gangguan perjalanan, hingga meminta bantuan petugas yang bertugas di lapangan."
"Selain itu, layanan ini juga dapat digunakan untuk menyampaikan keluhan, masukan, maupun saran terkait peningkatan pelayanan jalan tol.