Upaya ini dilakukan melalui optimalisasi produksi dalam negeri. Di sisi lain, pengelolaan logistik yang terintegrasi juga menjadi kunci dalam menjaga stabilitas distribusi.
Dalam mendukung agenda transisi energi nasional, Pertamina turut mengembangkan Sustainable Aviation Fuel (SAF).
Bahan bakar ini merupakan bioavtur yang dihasilkan dari minyak jelantah atau Used Cooking Oil (UCO). Inisiatif ini diharapkan mampu mengurangi emisi di sektor penerbangan sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
“Pertamina berkomitmen mendukung transisi energi melalui pengembangan biofuel berbasis bahan baku dalam negeri, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil impor,” tutup Baron. ***