6 Bubur Manis Khas Indonesia, Sering Dikonsumsi untuk Sarapan atau Pengganjal Perut di Sore Hari

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 2 Maret 2025 | 11:30 WIB
Bubur kampiun dari Sumatra Barat. (indonesiakaya.com)
Bubur kampiun dari Sumatra Barat. (indonesiakaya.com)

2. Bubur bassang
Bubur Bassang dari Makassar, dikenal juga dengan nama BBM atau Bubur Bassang Makasar.

Busur ini terbuat dari jagung pulut atau jagung yang kulitnya mengelupas sampai berwarna putih bersih.

Jagung pulut dimasak sekitar 3 jam agar berubah sangat lunak.

Setelah itu dicampur tepung, air, gula, dan garam. Rasanya pun sangat manis, teksturnya kental.

Baca Juga: Kuliner Ekstrem Indonesia yang Berbahan Baku Ulat, Menakutkan Tetapi Diyakini Tinggi Protein

3. Bubur candil
Bubur candil yang berasal dari Jawa Tengah ini termasuk bubur manis yang sangat populer.

Beberapa orang menyebutnya dengan nama jenang grendul.

Dalam bahasa Jawa, candil berarti bulatan yang kenyal.

Baca Juga: 5 Kuliner Indonesia yang Masuk Daftar 100 Makanan Terbaik di Dunia Versi Taste Atlas

Bubur candil terbuat dari tepung ketan yang dibentuk menjadi bulatan-bulatan kecil.

Setelah itu baru dicampur dengan cairan gula merah dan santan kental. Selain manis, rasanya juga gurih.

Dulunya bubur ini disajikan untuk selamatan tetapi sekarang bisa dinikmati kapan saja.

Baca Juga: 5 Jenis Sambal dari Indonesia Timur, Beberapa Rasanya Pedas Menyegarkan, Lainnya Sangat Pedas

Bubur sumsum sering jadi teman pendamping bubur candil. (Instagram/@ujisusanti88 via kumparan.com)

4. Bubur sumsum
Bubur sumsum sering jadi teman pendamping bubur candil.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini