Rahmad menjelaskan, stok pupuk di Kabupaten Jombang tercatat sebanyak 10.430 ton per 24 Oktober 2025, terdiri atas 2.580 ton Urea, 7.316 ton NPK, 113 ton ZA, dan 421 ton pupuk organik.
Baca Juga: BNI Jadi Sponsor Utama Film Aksi “TIMUR”, Bukti Nyata Dukungan untuk Ekonomi Kreatif Indonesia
“Kebijakan penurunan HET pupuk subsidi telah terimplementasi penuh di seluruh jaringan kios/PPTS Pupuk Indonesia dari Sabang sampai Merauke,” ujarnya.
Dengan penurunan harga dan jaminan ketersediaan stok ini, Pemerintah berharap kesejahteraan petani semakin meningkat, produktivitas pertanian terus tumbuh, dan cita-cita menuju kemandirian pangan nasional kian nyata terwujud.***
Artikel Terkait
Menuju 2026, Pemerintah dan Pupuk Indonesia Genjot Validasi Data Petani di e-RDKK, Siap Maksimalkan Penyaluran Pupuk Subsidi
Pupuk Indonesia Dukung Langkah Bersejarah Pemerintah Turunkan HET Pupuk Subsidi
Stok Melimpah, Pupuk Indonesia Siapkan 1,2 Juta Ton Pupuk Subsidi untuk Dukung Musim Tanam Oktober–Maret
Pupuk Indonesia Niaga dan BKP Teken MoU Kerja Sama Pengadaan Amonia
Pupuk Indonesia Dukung Penurunan Harga Pupuk Subsidi, Gerak Cepat Penuhi Kebutuhan Musim Tanam Akhir Tahun 2025