Tips War Tiket Kereta Mudik Lebaran 2026 ala KAI
Dilansir KabarBUMN.com dari akun Instagram resmi @kai121_, berikut sejumlah strategi yang bisa dicoba:
1. Rutin Cek Setelah Pukul 00.00 WIB
Usai tengah malam, tiket yang telah dipesan tetapi tidak dibayar akan otomatis dibatalkan.
Tiket tersebut kembali muncul di sistem dan bisa dipesan oleh penumpang lain.
Baca Juga: Panduan Lengkap Wisata Pulau Komodo untuk Pemula: Waktu Terbaik, Aturan, dan Gambaran Biaya
2. Rajin Refresh, Peluang Makin Besar
KAI menyediakan fitur refund dan reschedule.
Artinya, tiket yang dilepas penumpang lain bisa muncul sewaktu-waktu.
Jangan menyerah hanya dengan satu kali cek, rajin refresh bisa membuka peluang baru.
3. Fleksibel Menentukan Tanggal Keberangkatan
Penjualan tiket Lebaran berlangsung pada 25 Januari–15 Februari 2026 untuk periode H-10 hingga H+10.
Jika tanggal favorit sudah penuh, menggeser jadwal satu hari sebelum atau sesudah bisa menjadi solusi.
Baca Juga: Pertimbangkan Matang-matang Faktor-faktor Ini Sebelum Mengambil Kredit atau Berutang
4. Manfaatkan Rute Alternatif
Jika tiket rute langsung habis, penumpang bisa memecah perjalanan.
Contohnya rute Jakarta–Surabaya yang penuh bisa diakali dengan membeli tiket Jakarta–Semarang lalu Semarang–Surabaya.
Pastikan jeda antarkereta sekitar 180 menit untuk mengantisipasi kendala perjalanan.
Baca Juga: PERURI Buka Tahun 2026 dengan Raihan Indonesia Best Digital Innovation Award
Artikel Terkait
KAI Services Layani Service Recovery bagi Penumpang Terdampak Banjir Semarang
Penerapan ESG Terus Didorong, KAI Bandara Pulang dengan Empat Penghargaan Indonesia Green Awards
KAI Services Perkuat Kesadaran Pelindungan Data Pribadi Lewat Sosialisasi untuk Pekerja
Terima PMN Rp1,8 Triliun, KAI Manfaatkan untuk Pengadaan KRL
KAI Mulai Penjualan Tiket Mudik, Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026