Baca Juga: Bangunan-Bangunan Ikonik dan Tertua di Jakarta, Umurnya Lebih dari 100 Tahun
2. Gajah Mada dan Hayam Wuruk
Kawasan Gajah Mada dan Hayam Wuruk pada masa Batavia dikenal dengan nama Molenvliet.
Molenvliet adalah kanal yang dibangun dari Nieuw Port (Glodok) sampai ke Benteng Rijswijk (Bank Tabungan Negara Harmoni).
Jalan Gajah Mada dulunya disebut sebagai Molenvliet West sedangkan jalan Hayam Wuruk disebut sebagai Molenvliet Oost.
Baca Juga: Perjalanan Panjang Jakarta Fair, Berawal dari Pasar Malam di Gambir Sampai Ke JIExpo
Nama ini berubah pada awal tahun 1960an.
Nama Gajah Mada dan Hayam Wuruk sengaja dipilih karena keduanya merupakan tokoh penting dalam Kerajaan Majapahit.
3. Majapahit
Pada masa Jakarta bernama Batavia, Jalan Majapahit dikenal dengan nama Rijswijkstraat.
Pada tahun 1920-an jalan ini dipenuhi bangunan bergaya Eropa.
Boleh dibilang ini jalanan elit yang menghubungkannya dengan jalan elit di dekatnya yaitu Rijswijk (jalan Veteran) dan Noordwijk (jalan Juanda)
Baca Juga: Belum Banyak yang Tahu, Inilah Asal Usul Nama Kawasan di Jakarta
Salah satu bangunan terkenal di jalan Rijswijkstraat adalah Gedung Societeit de Harmonie yang jadi tempat sosialita pada masa Hindia Belanda berpesta.
Sayang saja gedung ini dihancurkan pada tahun 1985.
Artikel Terkait
5 Tempat Nasi Uduk Khas Betawi yang Legendaris di Jakarta, Awas Ketagihan
Jalan-Jalan Ke Setu Babakan di Jakarta, Desa Wisata Dengan Budaya Betawi
Termasuk Kerak Telor, Ini 4 Menu Kuliner Khas Betawi yang Wajib Dicicipi di Jakarta Fair 2023
Perjalanan Panjang Jakarta Fair, Berawal dari Pasar Malam di Gambir Sampai Ke JIExpo
Sejarah Pasar-Pasar di Jakarta yang Berumur Lebih dari 200 Tahun, Pasar Tanah Abang Dulu Bernama Pasar Sabtu