Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Memanaskan Sisa Makanan, Hati-hati Makanan Terkontaminasi

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 13 Juli 2023 | 06:00 WIB
Ilustrasi. Jika ada makanan sisa yang ingin disimpan untuk keesokan hari, simpan makanan itu dalam wadah kedap air dan udara di dalam lemari es. (Sarah Chai/Pexels)
Ilustrasi. Jika ada makanan sisa yang ingin disimpan untuk keesokan hari, simpan makanan itu dalam wadah kedap air dan udara di dalam lemari es. (Sarah Chai/Pexels)

Kabar BUMN - Sudah menjadi kebiasaan orang untuk memanaskan sisa makanan. Ini tidak hanya menghemat uang tetapi juga waktu.

Anda bisa membeli atau memasak makanan dalam jumlah besar, disimpan di lemari es lalu dipanaskan lagi saat hendak mengkonsumsinya.

Namun, orang sering tidak menyadari kalau asal memanaskan makanan sisa, bisa menyebabkan kualitas makanan menurun. Baik dari segi nutrisi dan vitaminnya.

Baca Juga: Jangan Asal, Pertamedika IHC Bagi Tips Cara Menjaga Nutrisi Gizi Pada Daging untuk Kesehatan

Bahkan bisa juga menyebabkan makanan terkontaminasi dan pada akhirnya menyebabkan orang terkena diare atau keracunan makanan.

Untuk menghindari hal tersebut ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tidak salah ketika memanaskan sisa makanan.

Baca Juga: Keracunan karena Tidak Sengaja Konsumsi Makanan Basi? Coba Lakukan Hal Ini!

1. Simpan dalam wadah yang tertutup rapat
Agar kualitas makanan terjamin dan tidak terkena bakteri, pastikan makanan disimpan dalam wadah tertutup rapat dan bersih. Cek baik-baik aroma dan kebersihan dari wadah.

Walaupun wadah disimpan di dalam lemari, sebaiknya dicuci ulang sebelum digunakan. Lalu, lap sampai kering. Tutup kencang wadah makanan agar tidak kemasukan tetesan air atau udara.

Anda bisa juga menggunakan plastic seal atau aluminium foil untuk beberapa jenis makanan. Dan, cek baik-baik jangan sampai ada plastic seal atau aluminium foil-nya yang bocor.

Baca Juga: Daftar Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi atau Dihindari Saat GERD Kambuh

2. Dipanaskan sampai mendidih
Sekalipun Anda ingin memakannya dalam kondisi hangat, tetap panaskan makanan sampai benar-benar mendidih atau bersuhu 100 derajat. Ini untuk menjamin tidak ada bakteri yang menempel pada makanan.

Bila menggunakan microwave, air fryer atau oven, pastikan seluruh bagian dari makanan dipanaskan secara merata.

Anda bisa memutar-mutar posisi panci atau piring tempat makanan yang ada agar semua bagian makanan terkena panas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: Healthline, realsimple.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini