Satu Lagi Kelebihan Desa Penglipuran di Bali Sehingga Wajib Dikunjungi, Desa Terbersih Ketiga di Dunia

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 23 Oktober 2023 | 07:00 WIB
Suasana di Desa Penglipuran, Bangi, Bali, yang ternyata sudah berusia lebih dari 700 tahun. (Bali Getaway Indonesia via instiki.ac.id)
Suasana di Desa Penglipuran, Bangi, Bali, yang ternyata sudah berusia lebih dari 700 tahun. (Bali Getaway Indonesia via instiki.ac.id)

Setelah lelah berjalan-jalan, pengunjung bisa bersantai di banjar adat yang ada di tengah rumah penduduk.

Baca Juga: Savana Tianyar, Tempat Wisata Gratis di Bali yang Keindahannya Setara Padang Rumput di Afrika

Arsitektur tradisional
Yang unik lagi dari desa Penglipuran adalah bentuk rumah-rumah penduduknya.

Mereka masih mempertahankan arstitektur lama. Rumah masih dibangun dari bambu.

Dan konsep rumahnya pun terbilang seragam.

Baca Juga: Punya Rencana Liburan ke Ubud Bali? Ini 10 Rekomendasi Destinasi yang Wajib Dikunjungi!

Semua rumah di desa ini memiliki kamar tidur, ruang tamu, dapur, balai-balai, lumbung dan tempat sembayang.

Bentuk yang seragam ini juga yang membedakan antara Desa Penglipuran dengan desa-desa di Bali yang lain.

Desa Penglipuran buka setiap hari dari jam 08.00 – 17.00 WITA.

Tiket masuk domestik dewasa Rp15.000, anak-anak Rp10.000, mancanegara dewasa Rp30.000 dan anak-anak Rp25.000.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini