Kabar BUMN - Desa Penglipuran dinobatkan sebagai Desa Wisata Terbaik Dunia versi The United Nation World Tourism Organization (UNWTO).
Desa Penglipuran termasuk salah satu 54 Desa Wisata Terbaik Dunia yang diseleksi dari 260 kandidat.
Dikutip dari unggahan Instagram @pelindo pada Rabu (25/10/2023), penghargaan prestisius ini diberikan dalam sidang umum ke 25 UNWTO yang digelar di Samarkand, Uzbekistan.
Baca Juga: Pelindo Apresiasi Prestasi Desa Penglipuran yang Masuk Daftar Desa Wisata Terbaik Dunia Versi UNWTO
Sejak lama, Desa Penglipuran telah dikenal sebagai desa wisata yang menarik di Bali.
Itu karena alam serta budaya masih dipertahankan masyarakat desa yang berlokasi di Bangli, Kabupaten Bangli, Bali ini.
Dilansir dari jadesta.kemenparekraf.go.id, Desa Penglipuran memiliki luas 112 hektare.
Sebanyak 50 hektare lahannya dimanfaatkan penduduk sebagai lahan pertanian.
Ada pula hutan bambu seluas 45 hektare dan hutan kayu 4 hektare.
Sisanya adalah untuk pemukiman, tempat suci serta fasilitas umum.
Baca Juga: Hutan Bambu di Desa Penglipuran Bali Disulap Jadi Mirip Arashiyama di Jepang
Daya tarik utama dari Desa Penglipuran ada di kebudayaannya yang masih kental.
Hal itu terlihat jelas di rumah-rumah warga yang memiliki arsitektur khas Bali dan berjajar rapi.
Artikel Terkait
Berlibur ke Desa Terbersih di Dunia, Desa Penglipuran Bali
Hutan Bambu di Desa Penglipuran Bali Disulap Jadi Mirip Arashiyama di Jepang
Satu Lagi Kelebihan Desa Penglipuran di Bali Sehingga Wajib Dikunjungi, Desa Terbersih Ketiga di Dunia
Ide Liburan ke Desa Wisata Pulau Kolorai, Bisa Diving ke Spot Peninggalan Sejarah Perang Dunia Kedua
Pelindo Apresiasi Prestasi Desa Penglipuran yang Masuk Daftar Desa Wisata Terbaik Dunia Versi UNWTO