Sosok bapak tua berjenggot putih dengan baju dan topi merah ini pertama kali muncul 280 Sebelum Masehi.
Dipercaya sosok ini adalah pendeta bernama St Nicholas yang lahir di Turki.
Dia mewarisi kekayaan yang luar biasa dan berkeliling berbagai desa untuk membantu kaum miskin.
Baca Juga: Kota-Kota Cantik nan Memesona Yang Harus Dikunjungi di Turki, Selain Instanbul
Nama St Nicholas kemudian masuk ke Amerika pada abad 18 dibawa imigran Belanda.
Ketenaran Santa Claus mencapai puncak pada tahun 1881.
Saat itu, kartunis Thomas Nast menggambarkan sosok Santa Claus dengan wujud yang dikenal sekarang.
Lalu disusul dengan munculnya boneka Santa Claus.
Mengirim Kartu Natal
Kartu Natal kali pertama dikirim tahun 1611.
Kala dokter Jerman Michael Maier kirim kartu ke Raja James I dan anaknya Prince Wales dari Inggris.
Kartu tersebut bertuliskan ucapan selamat ulang tahun, selamat Natal, dan tahun baru.
Baca Juga: Tradisi Tahun Baru Khas Masyarakat Jepang yang Bisa Dinikmati Turis Saat Liburan ke Tokyo
Tradisi ini awalnya hanya di kalangan istana dan bangsawan.
Lalu mulai menyebar pada masyarakat umum tahun 1843.
Artikel Terkait
6 Hidangan Natal Khas Indonesia yang Dipengaruhi Menu Makanan dari Belanda
Beda Negara, Beda Pula Tradisinya, Ini 6 Tradisi Natal yang Unik di Berbagai Negara
Kampung Natal Saloka, Kampung Khusus di Saloka Theme Park untuk Menyambut Natal dan Tahun Baru 2024
Mengenal Berbagai Tradisi Unik Perayaan Natal di Indonesia, Ada Wayang Wahyu dari Jawa hingga Bakar Batu dari Papua
Kota-kota di Indonesia yang Selenggarakan Car Free Night di Malam Natal dan Tahun Baru
Penampilan Santa Claus Sebagai Bapak Natal di Tiap Negara Ternyata Berbeda-Beda. Kenapa, Ya?