Inilah yang kemudian menyebabkan munculnya perasaan seperti mual, kuping berdenging atau mata berkunang-kunang.
Pada kondisi parah, orang bisa pusing dan muntah. Semua itu bisa dianggap sebagai mabuk laut.
Minum air yang banyak
Sering tidak dipahami, salah satu penyebab orang mudah terkena mabuk laut karena tubuh kurang terhidrasi.
Karena itu pastikan mengkonsumsi air mineral sebanyak mungkin.
Air sangat penting untuk mengatur suhu tubuh, terutama saat di kapal.
Baca Juga: 8 Tips Sederhana Traveling dengan Kapal Laut agar Lebih Nyaman dan Menyenangkan
Air juga membantu mengalirkan oksigen ke dalam otak agar berfungsi dengan baik, mengurangi stres dan rasa lelah.
Orang yang mabuk laut cenderung lebih cepat stres dan lelah.
Jangan lupa juga bawa air mineral selama perjalanan.
Rasa haus akan lebih terasa di dalam kapal dibandingkan di daratan.
Baca Juga: Wisata di Pelabuhan Merak, Highlight-nya Menyaksikan Kapal-kapal Melintas di Saat Matahari Terbenam
Lihat pemandangan dari kejauhan
Rasa pusing atau mual bisa dikurangi dengan cara melihat objek yang jauh di depan mata.
Misalnya melihat pemandangan laut, kapal-kapal yang melintas.
Kondisi ini akan membantu mata menyesuaikan diri gerakan atau goyangan dalam kapal.
Artikel Terkait
Unik dan Beragamnya Pasar Terapung di Asia, Salah Satunya Ada di Kalimantan Selatan
Tak Perlu Jauh-Jauh ke Thailand, Ada Pasar Terapung Lok Baintan Destinasi Wisata khas Kalimantan Selatan
Pasar Apung, Wahana Wisata Baru di Museum Angkut yang HTM-nya Gratis, Tempat Unik untuk Berburu Kuliner di Batu Malang
4 Kedai Kopi di Bandung yang Umurnya Sudah Puluhan Tahun dan Melegenda di Antara Lainnya
Mencoba Wisata Kuliner Tiwul Khas Gunung Kidul, Jogja yang Terbuat dari Singkong