Kabar BUMN - Soto Banjar merupakan soto khas Banjar, Kalimatan Selatan.
Seperti soto pada umumnya, Soto Banjar memiliki kuah bening dengan aroma harum rempah-rempah seperti kayu manis, biji pala, dan cengkih.
Dalam satu mangkuk Soto Banjar terdapat suwiran ayam, perkedel kentang, rebusan telur, dan disajikan dengan potongan ketupat.
Menjadi makanan khas Kalimantan Selatan siapa sangka jika Soto Banjar ini asal mulanya dibawa oleh pedagang Tiongkok.
Baca Juga: Kai Himbau Masyarakat Tidak Melakukan Aktivitas di Jalur Kereta Api
Pada jaman dahulu, soto merupakan masakan kanton yaitu masakan yang berasal dari China bagian selatan dengan kuah kaldu jeroan.
Perkembangan soto berasal dari jalur perdagangan laut Jawa yang meliputi Pantai Utara Jawa, Pesisir Selatan Kalimantan dan Sulawesi.
Saat itu Banjar adalah daerah yang banyak didatangi oleh para pedagang melalui jalur laut.
Hingga ada pedagang Tiongkok yang menikah dengan masyarakat pribumi dan menjadikan akulturasi budaya pada makanannya.
Di Banjar, tak hanya orang Tiongkok yang menetap disana, ada pula yang berasal dari Belanda, Arab, dan India.
Mereka saling membawa makanan sop khas asal daerahnya dan akhirnya terciptalah Soto Banjar.
Yang diadaptasi dari budaya Banjar yang biasa menambahkan cita rasa lemak kaldu dan susu dan tidak lupa rasa manis yang berasal dari kayu manis.
Artikel Terkait
Mengulik Sejarah Malioboro yang Kerap Dijuluki Sebagai Pusatnya Oleh-oleh Khas Jogja
Menikmati Kuliner Khas Solo Selat Mbak Lies dengan Ditemani Berbagai Pernak-pernik Khas Eropa
Mengungkap Sejarah Timlo Solo, Makanan Khas Asal Solo yang Ternyara Berasal dari China
5 Oleh-oleh Khas Bandung yang Wajib Kamu Bawa Pulang, Basreng Jangan Sampai Lupa